Sandiaga Beri Sejumlah Solusi ke Emak-emak yang Curhat Terdampak PPKM
Selasa, 07 September 2021 - 00:48 WIB
loading...
Seorang ibu bernama Yanti (55), menangis ketika melihat kemunculan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, yang hendak melaksanakan salat di Setu Babakan. Foto/Tangkapan layar twitter sandiuno
A
A
A
JAKARTA - Seorang ibu bernama Yanti (55), menangis ketika melihat kemunculan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, yang hendak melaksanakan salat di Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat 3 September 2021.
Baca juga: Sandiaga Uno Akan Jadikan Jakarta Utara Sebagai Kota Kreatif
Dia mengaku sedih karena aktivitas ekonomi di kampungnya nyaris mati usai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 diberlakukan.
"Tolong bantu kami, mohon bantuannya ya, Pak. Banyak PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), sekarang banyak menganggur. Banyak yang tidak bisa bayar utang di bank. Iya, Pak, dibuka dulu (Setu Babakan nya)," kata Yanti.
Baca juga: Tanpa Baliho Sandiaga Uno Justru Makin Kuat Menuju 2024 dengan Kerja Nyata
Mengikuti jejak Yanti, beberapa ibu lain turut mendekat dan meminta Sandiaga untuk memprioritaskan lapangan pekerjaan di Setu Babakan setelah kembali dibuka untuk warga yang berdomisili di sekitar lokasi.
"Ajak-ajak kerja ya, Pak, orang dekat Setu ya, Pak," sambung yang lainnya.
Baca juga: Sandiaga Uno Akan Jadikan Jakarta Utara Sebagai Kota Kreatif
Dia mengaku sedih karena aktivitas ekonomi di kampungnya nyaris mati usai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 diberlakukan.
"Tolong bantu kami, mohon bantuannya ya, Pak. Banyak PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), sekarang banyak menganggur. Banyak yang tidak bisa bayar utang di bank. Iya, Pak, dibuka dulu (Setu Babakan nya)," kata Yanti.
Baca juga: Tanpa Baliho Sandiaga Uno Justru Makin Kuat Menuju 2024 dengan Kerja Nyata
Mengikuti jejak Yanti, beberapa ibu lain turut mendekat dan meminta Sandiaga untuk memprioritaskan lapangan pekerjaan di Setu Babakan setelah kembali dibuka untuk warga yang berdomisili di sekitar lokasi.
"Ajak-ajak kerja ya, Pak, orang dekat Setu ya, Pak," sambung yang lainnya.
Lihat Juga :