Satgas IDI Tegaskan Akses dengan Sertifikat Vaksin Covid-19 Bukan Diskriminasi dan Konspirasi

Kamis, 02 September 2021 - 05:45 WIB
loading...
Satgas IDI Tegaskan...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban menegaskan, bahwa akses dengan sertifikat vaksin Covid-19 di Jakarta, bukan diskriminasi, apalagi konspirasi.

Baca juga: Akhiri Pandemi, IDI Imbau Percepat Vaksinasi dan Lawan Disinformasi

Menurutnya, akses tersebut penting untuk melindungi kesehatan karyawan dan pengunjung mal atau kafe dari paparan Covid-19 yang masih ada. Perlu disadari, hal itu juga sebagai kepatuhan atas aturan yang telah ditetapkan.

"Ada yang anggap akses dengan sertifikat vaksin di Jakarta adalah bentuk diskriminasi dan konspirasi. Halo. Itu bukan diskriminasi apalagi konspirasi. Pihak mal atau kafe hanya melakukan apa yang mereka bisa untuk mendukung kesehatan karyawan dan pengunjungnya, plus taat aturan," katanya dalam Twitter @ProfesorZubairi, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Ombudsman Tak Setuju Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Akses Pelayanan Publik

Melalui aturan itu juga, lanjut Zubairi, pemerintah ingin mengedukasi masyarakat agar mengikuti vaksinasi Covid-19. Apalagi, saat ini akses warga untuk suntik vaksin sangat mudah didapatkan.

"Apakah kalian belum menemukan alasan enggan divaksin, selain isi vaksin itu terdapat microchip? Pun, jika tidak bisa atau ditunda vaksinnya karena komorbid, anda bisa gunakan surat keterangan dokter untuk masuk mal," tukasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHC RSPP dan IDAI Gelar...
IHC RSPP dan IDAI Gelar Pelatihan Penanganan Kondisi Bahaya pada Anak
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Diresmikan Titiek Soeharto,...
Diresmikan Titiek Soeharto, JWCC Rumah Sakit Pilihan Utama Ibu dan Anak di Jakarta
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Mulai 2024 Vaksin Covid-19...
Mulai 2024 Vaksin Covid-19 Tak Gratis, Yerry Tawalujan Berharap Harganya Terjangkau Peserta BPJS
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Pria Ini Disuntik Vaksin...
Pria Ini Disuntik Vaksin Covid-19 Sebanyak 217 Kali, Ini yang Terjadi Padanya
Sekolah Cendekia Harapan...
Sekolah Cendekia Harapan Kenalkan Siswanya dengan Ilmuwan Indonesia yang Mendunia
Rekomendasi
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Berita Terkini
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved