Berusia 23 Tahun, PAN Wajib Perhatikan 2 Hal Ini

Senin, 23 Agustus 2021 - 11:42 WIB
loading...
A A A
Maka itu, dia menilai label Partai Nasionalis akan menyulitkan bagi PAN kini. "Namun ada potensi tadi saya bilang kuenya lebih besar di partai nasional," ungkapnya.

Baca juga: Ultah ke-23 Tahun, PAN Lebih Moderat Tanpa Amien Rais

Sehingga, dia menilai ada dua hal yang perlu diperhatikan PAN kini setelah Amien Rais meninggalkan partai berlambang matahari terbit itu. "Pertama, dia harus menemukan tokoh yang bisa jadi bendera yang di bawah panji-panji itu kemudian PAN bisa memobilisasi massa dan mendapatkan vote yang banyak di 2024," katanya.

Partai nasionalis, kata Kunto Adi, biasanya sukses karena tokohnya, seperti Prabowo Subianto di Partai Gerindra, Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo (Jokowi) di PDI Perjuangan, Surya Paloh di Partai NasDem dan Airlangga Hartarto di Partai Golkar dengan mesin partai yang sangat efektif dengan memanfaatkan birokrasi dan strategi apapun yang memungkinkan.

"Yang kedua, ya mungkin harus diversifikasi strategi sementara walaupun kebanyakan menilai PAN itu nasionalis, tapi kan mereka masih punya basis Muhammadiyah yang harus diaktifkan lagi. Paling tidak bisa dapat dua kantong pemilih, kantong nasionalis yang tadi tokoh, dan kantong Muhammadiyah yang mungkin bisa diorganisir dengan kedekatan PAN dengan Muhammadiyah," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Motivasi 2.000 Pelajar...
Motivasi 2.000 Pelajar Muhammadiyah, Mentan Amran: Struggle Now, Enjoy Your Life-Enjoy Now, Struggle for Life
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Rekomendasi
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
Tak Hanya Sehat, Olahraga...
Tak Hanya Sehat, Olahraga Calon Ayah Berpotensi Perbaiki DNA Anak
Berita Terkini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved