JK Meyakini Konflik di Afganistan Bisa Diselesaikan Lewat Perundingan
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 20:45 WIB
loading...
Mantan Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan konflik yang terjadi di Afganistan saat ini bisa diselesaikan dengan cara perundingan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan konflik yang terjadi di Afganistan saat ini bisa diselesaikan dengan cara perundingan. Di mana, perundingan itu dilakukan antara pemerintahan Presiden Ashraf Ghani dengan pemimpin Taliban.
"Bagaimana konflik ini diselesaikan, diselesaikan dengan damai, dengan perundingan," ujar JK saat menjadi pembicara dalam diskusi 'Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia' secara virtual, Sabtu (21/8/2021). Baca juga: Kalahkan 3 Negara Besar, JK Sebut Afghanistan Bangsa yang Kuat dan Hebat
JK membeberkan kemenangan Taliban dalam menduduki Afganistan bukan karena berperang. Taliban bisa menduduki Afganistan, khususnya Ibu Kota Kabul karena tentara Amerika Serikat ditarik mundur oleh pemerintahannya.
"Seperti yang saya katakan, kemenangan Taliban itu bukan karena dia berperang tapi karena tentara Amerika ingin pulang sehingga tidak terjadi satu konflik besar dan Amerika sudah capek berperang tanpa tujuan," terangnya.
JK berpandangan bahwa Presiden Ashraf Ghani sebenarnya tidak ingin adanya pertempuran antara Taliban dengan tentara pemerintahannya. Oleh karenanya, kata JK, Presiden Ashraf Ghani memilih untuk pergi dari Afghanistan usai tentara Amerika Serikat ditarik mundur.
"Bagaimana konflik ini diselesaikan, diselesaikan dengan damai, dengan perundingan," ujar JK saat menjadi pembicara dalam diskusi 'Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia' secara virtual, Sabtu (21/8/2021). Baca juga: Kalahkan 3 Negara Besar, JK Sebut Afghanistan Bangsa yang Kuat dan Hebat
JK membeberkan kemenangan Taliban dalam menduduki Afganistan bukan karena berperang. Taliban bisa menduduki Afganistan, khususnya Ibu Kota Kabul karena tentara Amerika Serikat ditarik mundur oleh pemerintahannya.
"Seperti yang saya katakan, kemenangan Taliban itu bukan karena dia berperang tapi karena tentara Amerika ingin pulang sehingga tidak terjadi satu konflik besar dan Amerika sudah capek berperang tanpa tujuan," terangnya.
JK berpandangan bahwa Presiden Ashraf Ghani sebenarnya tidak ingin adanya pertempuran antara Taliban dengan tentara pemerintahannya. Oleh karenanya, kata JK, Presiden Ashraf Ghani memilih untuk pergi dari Afghanistan usai tentara Amerika Serikat ditarik mundur.
Lihat Juga :