Mahfud MD Jelaskan Alasan Sebut Korupsi Musibah Bangsa Indonesia

Rabu, 18 Agustus 2021 - 08:21 WIB
loading...
Mahfud MD Jelaskan Alasan...
Menko Polhukam Mahfud MD menjelaskan bagaimana korupsi disebutnya sebagai musibah bagi bangsa Indonesia. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut korupsi adalah sebuah musibah bagi bangsa Indonesia. Namun, ada segelintir orang yang tidak setuju jika dirinya mengatakan bahwa korupsi adalah sebuah musibah.

Bagi yang menyanggah, musibah adalah sebuah hal buruk yang dilimpahkan Tuhan seperti bencana atau kematian. Padahal, jelas Mahfud, dalam ayat suci musibah berarti hal yang mengakibatkan sakit, penderitaan, sakit, dan kesulitan.

"Indonesia mendapat musibah karena korupsi, ada yang membantah musibah bukan itu, musibah itu apa yang dilimpahkan oleh Tuhan. Misalnya bencana, kematian. Enggak bisa, kalau musibah menurut ayat suci, itu apa yang kamu ciptakan dan yang diberikan oleh Tuhan yang menyebabkan penderitaan, sakit, kesulitan. Itu namanya musibah," tutur Mahfud dalam Instagram Live dengan Vj Daniel Mananta, Selasa (17/8/2021).

Baca juga: Dikritik Suka Nonton Sinetron, Mahfud MD: Dia Sendiri Langganan Film Porno

Mahfud mencontohkan lagi kenapa dia menyebut korupsi adalah sebuah musibah, yaitu saat masa Orde Baru dimana kolusi, korupsi, dan Nepotisme (KKN) membuat Indonesia hancur. Oleh sebab itu, Mahfud meminta agar generasi muda sekarang tidak mempunyai sifat yang serakah.

"Ketika kita membangun reformasi itu mengatakan Indonesia hancur karena ada musibah, musibahnya apa? KKN kan begitu dulu. Ini yang masih menjadi masalah di tempat kita, ya" jelasnya.

"Sehingga anak-anak jangan serakah, mari kita jujur terhadap hak-hak orang lain, negara ini milik kita bersama. Sehingga tidak boleh ada orang yang merasa harus dapat lebih dari yang lain," katanya melanjutkan.

Eks ketua Mahkamah Konstitusi ini berkeyakinan bahwa Indonesia dapat menjadi negara yang disebut sebagai Indonesia emas. Menurut dia, negara Indonesia emas itu adalah negara yang merdeka bersatu berdaulat adil dan makmur.

"Dari sekarang kalau kita ingin betul negara ini masuk ke Indonesia emas itu pertama keadlilan itu sekarang betul-betul ditata. Karena kalau keadilan tidak diperbaiki terus korupsi merajalela itu gilanya gimanapun tuh pecah," ujarnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Bukan Garasi Pejabat...
Bukan Garasi Pejabat Biasa: Dua Harley, Tiga Jip Legendaris, dan Rompi Oranye Silmy Karim
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Rekomendasi
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
3 Alasan Asnawi Kurang...
3 Alasan Asnawi Kurang Layak Jadi Kapten Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved