Empati Zulhas Lihat Jokowi Gundah Karena Berbagai Masalah
Kamis, 12 Agustus 2021 - 00:59 WIB
loading...
Presiden Jokowi berbincang dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan saat pertemuan tertutup di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/10/2019). FOTO/DOK.SINDOnews/EKO PURWANTO
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menyampaikan empatinya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terlihat gundah, karena berbagai persoalan yang merundungnya.
Menurut Wakil Ketua MPR ini, semestinya seluruh jajaran pemerintah membantu presiden, bukan malah membuat kebijakan yang kontraproduktif dan melakukan komunikasi publik yang buruk.
"Saya ikut berempati melihat Bapak Presiden yang tampak gundah. Wajahnya terlihat berat menghadapi berbagai persoalan yang tengah dihadapi. Seluruh jajaran pemerintah semestinya membantu beliau, jangan justru membuat sesuatu yang kontraproduktif dan buruk komunikasi publiknya," cuit politikus yang akrab disapa Zulhas di akun Twitter-nya, @ZUL_Hasan, Selasa (10/8/2021).
Besan Amien Rais ini pun menguraikan sejumlah masalah yang dilakukan anak buah Jokowi, mulai dari perubahan Statuta Universitas Indonesia (UI) yang membolehkan Rektor UI rangkap jabatan menjadi komisaris BUMN, pengecatan pesawat kepresidenan dan polemik-polemik lainnya.
Semestinya, kata Zulhas, para pembantu presiden ini fokus kepada rakyat, bukan pada hal-hal yang menimbulkan polemik.
Menurut Wakil Ketua MPR ini, semestinya seluruh jajaran pemerintah membantu presiden, bukan malah membuat kebijakan yang kontraproduktif dan melakukan komunikasi publik yang buruk.
"Saya ikut berempati melihat Bapak Presiden yang tampak gundah. Wajahnya terlihat berat menghadapi berbagai persoalan yang tengah dihadapi. Seluruh jajaran pemerintah semestinya membantu beliau, jangan justru membuat sesuatu yang kontraproduktif dan buruk komunikasi publiknya," cuit politikus yang akrab disapa Zulhas di akun Twitter-nya, @ZUL_Hasan, Selasa (10/8/2021).
Besan Amien Rais ini pun menguraikan sejumlah masalah yang dilakukan anak buah Jokowi, mulai dari perubahan Statuta Universitas Indonesia (UI) yang membolehkan Rektor UI rangkap jabatan menjadi komisaris BUMN, pengecatan pesawat kepresidenan dan polemik-polemik lainnya.
Semestinya, kata Zulhas, para pembantu presiden ini fokus kepada rakyat, bukan pada hal-hal yang menimbulkan polemik.
Lihat Juga :