Menjaga Kesinambungan Pembangunan Riset dan Inovasi Indonesia

Selasa, 10 Agustus 2021 - 17:50 WIB
loading...
A A A
Dunia riset Indonesia terus menggeliat. Pada 1984, Dewan Riset Nasional (DRN) dibentuk. DRN adalah lembaga nonstruktural yang dibentuk oleh Pemerintah Indonesia untuk menggali pemikiran dan pandangan dari pihak-pihak yang berkepentingan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Selanjutnya, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia atau AIPI disahkan pada 13 Oktober 1990 oleh Presiden RI. Tak lama setelahnya, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman yang telah berdiri sejak zaman Hindia Belanda dibuka kembali melanjutkan sejarah besar menjadi lembaga penelitian biologi molekuler yang menugaskan Prof Sangkot Marzuki sebagai direktur.

Keberlangsungan pembangunan ekosistem riset dan inovasi semakin nyata. Dukungan regulasi tampak pada terbitnya UU Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan teknologi (Sisnas P3 IPTEK). Undang-undang tersebut sebagai usaha pemerintah Indonesia melakukan lompatan dan mengejar ketertinggalan dari bangsa lain dalam penguasaan IPTEK. 17 tahun beranjak dari momen itu, UU 11/2019 tentang Sisnas Iptek disahkan. Undang-undang tersebut menjadi dasar pembentukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di mana Kemenristekdikti diubah menjadi Kemenristek/ BRIN setelah enam tahun sebelumnya, pada 2014 Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) sempat diubah menjadi Kemenristekdikti Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Terbaru, Kemenristek/BRIN diubah menjadi BRIN, dan Kemendikbud menjadi Kemendikbudristek.

Kepala BRIN yang dilantik Presiden Jokowi pada akhir April 2021 pada suatu kesempatan menyatakan, manajemen di BRIN akan mengadopsi berbagai transformasi dan best practises yang telah dilakukan di LIPI sejak awal 2018.

Laksana Tri Handoko, Kepala BRIN yang sebelumnya adalah Kepala LIPI pernah mengatakan bahwa secara teknis dirinya tidak memulai dari awal dan sudah memiliki pengalaman di skala yang lebih kecil, yaitu di LIPI. Transformasi yang dilakukannya pada manajemen lembaga riset pada intinya akan memprioritaskan fasilitas dan dukungan bagi periset agar mampu melakukan riset dengan lebih baik, sesuai standar global. Singkatnya keberadaan BRIN adalah transformasi manajemen berorientasi periset.

Beberapa tokoh yang berjasa dalam pembangunan iptek, riset, dan inovasi Indonesia tercatat namanya dalam sejarah. Walaupun, mungkin tidak banyak di antara kita yang akrab mendengar nama tokoh-tokoh hebat tersebut. Sejarah panjang yang terurai di atas menyadarkan kita bahwa Indonesia sudah membangun bangsa dengan ilmu pengetahuan sejak lama. Mungkin kita tidak punya tokoh sains seternama Einstein. Tapi bukan berarti Indonesia tidak akan mampu memiliki kemandirian riset. Mari bersama kawal kesinambungan perjuangan para tokoh iptek, riset, dan inovasi Indonesia untuk memajukan negeri ini.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Respons Pleidoi Nadiem,...
Respons Pleidoi Nadiem, Jaksa: Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan
Aktivis hingga Eks Pimpinan...
Aktivis hingga Eks Pimpinan KPK Serahkan Amicus Curiae Perkara Korupsi Chromebook
Dituntut 18 Tahun Penjara,...
Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Sebut Jaksa Abaikan Fakta Persidangan
Sidang Tuntutan Nadiem...
Sidang Tuntutan Nadiem Makarim Dijadwalkan Digelar pada 13 Mei 2026
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
Rekomendasi
Haji Bolot Sempat Tolak...
Haji Bolot Sempat Tolak Pakai Kursi Roda Meski Alami Sesak Napas Hebat
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved