Pinangki Masih Berstatus PNS dan Digaji Negara, DPR: Lagi-lagi Nggak Masuk di Akal

Kamis, 05 Agustus 2021 - 16:23 WIB
loading...
Pinangki Masih Berstatus...
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto menyesalkan terpidana Pinangki Sirna Malasari masih berstatus sebagai PNS dan menerima gaji dari negara. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Meskipun sudah berstatus terpidana dan dijebloskan ke Lapas Klas IIA Tangerang, Banten terkait kasus korupsi, Pinangki Sirna Malasari nyatanya masih berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masih menerima gaji dari negara. Kejaksaan Agung (Kejagung) baru mencopot Pinangki dari jabatannya saat kasus korupsinya mencuat.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto menyesalkan hal tersebut, karena korupsi termasuk tindak kejahatan luar biasa. Jika memang benar, maka hal ini menciderai hukum dan rasa keadilan. "Jika benar Pinangki terpidana korupsi belum diberhentikan sebagai PNS padahal yang bersangkutan telah terbukti melakukan extra ordinary crime, sungguh menciderai hukum dan rasa keadilan," kata Didik saat dihubungi, Kamis (5/8/2021). Baca juga: Dipindah ke Lapas Kelas IIA Tangerang, Jaksa Pinangki Tempati Blok Mapenaling

Untuk itu, Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat ini mendesak pemerintah dan Kejaksaan Agung untuk menjelaskan apa adanya dan secara terang benderang kepada publik sebagai bagian akuntabilitas publik. "Jika benar adanya, bagaimana mungkin integritas negara dipertaruhkan untuk seorang koruptor. Sungguh sangat miris dan memilukan," sesalnya. Baca juga: Putusan Banding Pangkas Vonis 10 Tahun Jaksa Pinangki Jadi 4 Tahun

Didik menegaskan, seharusnya Pinangki sudah diberhentikan dengan tidak hormat karena menciderai institusi Kejaksaan. Akal dan logika sehat manapun tidak akan pernah menerima seorang penegak hukum yang salah satu tugasnya memberantas koruptor, justru melakukan korupsi. "Konsekuensi atas itu, apakah masih menerima gaji? Lagi-lagi nggak masuk di akal jika ada uang negara yang dipungut dari pajak rakyat untuk membiayai terpidana korupsi," tandas Ketua Umum Karang Taruna ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik BGN Andri Mulyono Jadi Tersangka
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Rekomendasi
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved