Ahli Yakin Kasus Corona Turun jika PPKM Berjalan Maksimal

Rabu, 04 Agustus 2021 - 07:09 WIB
loading...
Ahli Yakin Kasus Corona...
Pemerintah memperpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus di beberapa kabupaten/kota tertentu dengan penyesuaian pengaturan aktivitas dan mobilitas masyarakat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah memperpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus di beberapa kabupaten/kota tertentu dengan penyesuaian pengaturan aktivitas dan mobilitas masyarakat sesuai kondisi masing-masing daerah.

Kasus harian virus Corona (Covid-19) diyakini bakal menurun jika PPKM berjalan maksimal. Baca juga: Pengunjung Mal Masih Bingung dengan Aturan PPKM Berlevel

"Apabila PPKM dijalankan dengan benar, tentunya kasus harian Covid-19 akan menurun," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Konsultasi Pembangunan Kesehatan (LK2PK), dr Ardiansyah Bahar, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Minggu Kedua PPKM Level 4, Mobilitas Warga Jakarta Naik 26%

Syaratnya kata dia, PPKM harus dijalankan dengan benar. Pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku. "Sejalan dengan PPKM, strategi 3T (testing, tracing, treatment) dan vaksinasi juga harus terus berjalan," katanya.

Ardiansyah berpendapat, level PPKM bisa diturunkan saat 3T dan vaksinasi sudah signifikan. Hal ini berarti setiap orang yang menderita Covid-19 terdata dengan baik.

"Dan bagi yang memerlukan perawatan bisa mendapatkan penanganan di rumah sakit oleh karena keterisian tempat tidur sudah menurun," ucap Ardiansyah.

Selain itu kata dia, tracing telah dilakukan dengan baik, sehingga setiap kontak erat dari pasien juga dapat terdeteksi dan diperiksa. "Terakhir, sebagai upaya mencapai herd immunity, diharapkan jumlah orang yang telah divaksin bisa mencapai di atas 70%," tuturnya.

Ardiansyah mengatakan, bahwa kita baru saja melewati satu gelombang yang bisa saja muncul kembali apabila kita lengah.

"Mutasi virus, mobilitas yang tinggi, lemahnya pengaplikasian strategi 3T, serta lambatnya program vaksinasi bisa membuat kita kembali menghadapi gelombang kasus Covid-19," pungkasnya.

Ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Iwan Ariawan juga memprediksi, kasus harian Covid-19 bakal semakin menurun dengan adanya perpanjangan PPKM.

"Dari pemantauan kami kasus harian Covid-19 menurun di sebagian besar Jawa-Bali. Tetapi harus hati-hati di luar Jawa Bali yang mulai meningkat," ujar Iwan secara terpisah.

Menurut Iwan, syarat agar kasus Covid-19 terus menurun adalah kembali ke strategi pengendalian wabah Covid-19, yakni 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas) tinggi, 3T tinggi, dan vaksinasi tinggi.

Dia berpendapat, PPKM turun-naik sesuai indikatornya. "Level PPKM baru diturunkan jika syarat penurunan sesuai indikatornya sudah tercapai," kata Iwan.

Lebih lanjut Iwan Ariawan menilai, puncak kasus Covid-19 di Jawa-Bali memang sudah terlewati. "Tetapi harus hati-hati untuk luar Jawa Bali," ujar Iwan.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Infografis
Begini Kata Ahli Tentang...
Begini Kata Ahli Tentang Kasus Keracunan Ciki Ngebul
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved