Ahli Epidemiologi Anggap PPKM Level 4 Efektif

Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:52 WIB
loading...
A A A
"Penurunan kasus yang sudah ada menunjukkan PPKM level 4 yang diberlakukan di sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Bali menujukkan ada manfaatnya," ungkapnya.

Dia melanjutkan, dengan kebijakan PPKM Level 1 sampai dengan 4 itu sebetulnya PPKM terus berlangsung. "Levelnya bisa turun ke 3, 2, 1 dan bisa naik kembali jika terjadi peningkatan kasus, perawatan rumah sakit dan kematian," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, PPKM level 4 yang sekarang dilakukan di Jawa-Bali diperlukan untuk menurunkan fasilitas kesehatan. "Jika tidak, fasilitas kesehatan akan kolaps dan kematian, baik karena Covid-19 atau penyakit lain akan meningkat," ungkapnya.

Dia pun mengajak masyarakat yang masih keberatan dengan perpanjangan PPKM itu untuk mematuhi keputusan pemerintah tersebut. "supaya wabah Covid-19 bisa segera terkendali di Indonesia," tuturnya.

Menurut dia, jika masyarakat semakin disiplin, tes, dan pelacakan ditingkatkan pemerintah, serta cakupan vaksinasi ditingkatkan, maka wabah bisa segera dikendalikan. Sehingga, ketaatan masyarakat terhadap aturan PPKM dan protokol kesehatan (prokes) perlu diperbaiki atau ditingkatkan. Lalu, dia menilai pemerintah perlu meningkatkan tes dan pelacakan kontak erat serta mempercepat vaksinasi.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Epidemiolog: Penanganan...
Epidemiolog: Penanganan Covid-19 Indonesia secara Keseluruhan Cukup Baik
Ahli Epidemiologi Ajak...
Ahli Epidemiologi Ajak Masyarakat Waspadai Covid-19 Meningkat
Omicron Arcturus Terdeteksi,...
Omicron Arcturus Terdeteksi, Vaksin dan Prokes saat Mudik Lebaran Penting
Larangan Buka Bersama...
Larangan Buka Bersama Tuai Kritik, Epidemiolog Justru Puji Langkah Jokowi
Epidemiolog Ungkap Pentingnya...
Epidemiolog Ungkap Pentingnya Vaksin Booster Kedua Usai PPKM Dicabut
Ahli Epidemiologi Sebut...
Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Punya Peluang Cegah Virus Hanta, Begini Caranya
Bagaimana Penularan...
Bagaimana Penularan Virus Nipah? Ini Penjelasan Ahli Epidemiologi
Musim Hujan Tiba, Waspadai...
Musim Hujan Tiba, Waspadai Penyakit dan Terapkan Tips Kesehatan dari Pakar Epidemiologi
Rekomendasi
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved