Penyandang Disabilitas Masuk Prioritas Vaksinasi COVID-19

Senin, 02 Agustus 2021 - 20:05 WIB
loading...
Penyandang Disabilitas...
Warga penyandang disabilitas menunjukkan tinta di jari seusai menyalurkan hak pilih pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di TPS 51, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOnews/YUDISTIRO PRANOTO
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Presiden, Angkie Yudistia menyatakan bahwa penyandang disabilitas , khususnya yang berada di wilayah zona merah COVID-19, akan mendapatkan vaksin dari pemerintah. Diharapakan para difabel memiliki imun yang baik, sehingga bisa meminimalisasi potensi tertular virus corona.

"Kelompok disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang rawan terpapar virus. Karena itu, menjadi prioritas bagi kami untuk terus mengupayakan ketersediaan vaksin bagi disabilitas di seluruh Indonesia," kata Angkie Yudistia dalam keterangan persnya, Senin (2/8/2021).

Ia menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk menjamin ketersediaan vaksin bagi disabilitas. Ini juga tak lepas dari amanah UU Nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, di mana difabel memiliki hak yang sama sebagai warga negara, termasuk mendapat suntikan vaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan Covid-19.

Baca juga: Klaim Vaksinasi di Jakbar Sudah 55,9%, Wali Kota: Sesuai Data NIK

"Kami mengampanyekan disabilitas bisa vaksin yang merupakan bagian dari gerakan Indonesia Bisa. Gerakan ini digagas untuk menciptakan kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga terjadi sinergitas dalam upaya menghadirkan vaksin bagi disabilitas di Indonesia," katanya.

Angkie menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan, yang memberi kepercayaan kepada pihaknya untuk melakukan komunikasi lintas sektor terkait vaksin disabilitas. Ini dilakukan setelah Indonesia mendapat hibah 450.000 vaksin jenis sinopharm dari Raja Uni Emirat Arab. Presiden Jokowi kemudian meminta untuk mendistribusikannya kepada penyandang disabilitas yang berada di wilayah dengan risiko tinggi Covid-19.

Saat ini sebanyak 255.000 vaksin sinopharm disalurkan ke 6 daerah oleh Kemenkes. Terkait data penerima serta validasi warga disabilitas, kata Angkie, ia berkoordinasi dengan Kementerian Sosial serta Kementerian Dalam Negeri.

Baca juga: Target Masih Rendah, DPR Minta Pemerintah Akselerasi Vaksinasi ke Daerah

"Kami juga melibatkan 98 komunitas disabilitas. Harapannya, vaksin ini bisa tepat sasaran kepada penyandang disabilitas, terutama enam daerah yang berada di zona merah," katanya.

Pelaksanaan vaksinisasi akan dilakukan Agustus hingga Oktober mendatang. Diharapkan dalam tiga bulan ini vaksin dosis pertama bisa disuntikkan kepada para penyandang disabilitas.

"Tentu vaksiniasi menjadi penting bagi disabilitas yang merupakan bagian dari kelompok prioritas. Vaksin adalah upaya kita bersama untuk lepas dari situasi pandemi dan mencapai herd immunity," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Mensos dan Kepala BGN...
Mensos dan Kepala BGN Matangkan Skema MBG Lansia-Penyandang Disabilitas
Istana Tampung Usulan...
Istana Tampung Usulan Anak Jalanan hingga Disabilitas Dapat MBG
Kemenag Luncurkan PMB...
Kemenag Luncurkan PMB PTKIN, 36 Kampus Siap Terima Mahasiswa
Peringatan Hari Disabilitas...
Peringatan Hari Disabilitas Internasional Jadi Momentum Kesetaraan HAM
Hore! Penyandang Disabilitas...
Hore! Penyandang Disabilitas Dapat Modal Bantuan Usaha
Pemberdayaan Inklusif...
Pemberdayaan Inklusif Jadi Kunci, Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan Siap Kerja
ART with HEART 2026...
ART with HEART 2026 Perluas Akses Seniman Difabel ke Dunia Seni dan Pasar Kreatif
Pramono Bakal Sulap...
Pramono Bakal Sulap Taman Puring Jadi Taman Difabel Pertama di Jaksel
Rekomendasi
Hadapi Gugatan Ruben...
Hadapi Gugatan Ruben Onsu, Sarwendah Klaim Simpan Fakta yang Belum Pernah Diungkap
Aldi Taher Semprot Baskara...
Aldi Taher Semprot Baskara Putra usai Sebut Kameramen 'Tolol', Tantang Debat Terbuka
Edukasi Trader dengan...
Edukasi Trader dengan Strategi 3 EMA: Membaca Arah Tren dan Peluang
Berita Terkini
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Kolonel BU Diduga Terlibat...
Kolonel BU Diduga Terlibat Korupsi Tata Kelola MBG, Mabes TNI Koordinasi dengan Kejagung
Kejagung: Peran Oknum...
Kejagung: Peran Oknum TNI di Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG Gelembungkan Harga
Indonesia Segera Buka...
Indonesia Segera Buka KBRI di Belarus, Lukashenko Apresiasi Prabowo
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved