Targetkan Indonesia Jadi Produsen Produk Halal Dunia 2024, Kemenag Dukung Program Sekolah Ekspor

Senin, 02 Agustus 2021 - 05:36 WIB
loading...
Targetkan Indonesia...
Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendukung program sekolah ekspor dalam rangka penguatan produk halal nasional dan menjadikan Indonesia sebagai produsen produk halal terbesar tahun 2024. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendukung program sekolah ekspor dalam rangka penguatan produk halal nasional dan menjadikan Indonesia sebagai produsen produk halal terbesar tahun 2024. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJPH Kemenag, Mastuki dalam Webinar Khusus Studi Independen "Menjadi Eksportir Baru 4.0 Produk Halal dan Rempah" pada Sabtu 31 Juli 2021.

"Penguatan produk halal nasional adalah komitmen kita bersama. Bapak Wakil Presiden telah mendorong seluruh pemangku kepentingan industri untuk dapat memanfaatkan potensi pasar halal Indonesia dengan meningkatkan ekspor produk halal. Targetnya, pada 2024 Indonesia menjadi produsen produk halal terbesar di dunia,"jelas Mastuki dikutip pada laman resmi Kemenag, Senin,(2/8/2021). (Baca juga; Jelang Pelaksanaan Umrah 1443H, Kemenag Susun Skema Vaksin Booster )

Dia juga menambahkan peluang ekspor produk halal di Indonesia masih terbuka luas, berdasarkan data neraca perdagangan Indonesia ke negara-negara anggota OKI periode Januari-Juli 2020 dari total ekspor sebesar USD 10,94 miliar mencapai surplus USD 2,2 miliar. Kinerja ekspor produk halal Indonesia pun masih didominasi oleh produk makanan, kosmetik, dan obat-obatan.

"Salah satu pasar halal yang menjanjikan adalah negara-negara anggota OKI. Belum lagi potensi di luar itu, seperti India dan lainnya. Ini adalah modal besar bagi Indonesia untuk tampil sebagai produsen dan eksportir produk halal terbesar dunia," kata Mastuki. (Baca juga; Kemenag dan Kedubes Saudi Bahas Penyelenggaraan Umrah 1443 H )

Sementara itu, Kepala Sekolah Ekspor Handito Joewono menyebut Sekolah Ekspor merupakan kolaborasi bersama antara pemerintah dan dunia usaha untuk mencetak eksportir baru. Pada 2030, ditargetkan akan ada 500.000 eksportir baru yang dicetak oleh Indonesia.

"Pada Sekolah Ekspor UKM dan Ekonomi Kreatif, tersedia pelatihan ekspor berjenjang dan bersertifikasi dari BNSP bagi peserta yang telah memenuhi persyaratan. Ada tiga jenjang yang tersedia, yaitu level pengenalan ekspor, level ekspor dasar, dan level ekspor lanjutan," imbuhnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Kawal Wajib Halal 2026,...
Kawal Wajib Halal 2026, ESQ Halal Center Resmi Diluncurkan
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Raih Rekor MURI, Ketum...
Raih Rekor MURI, Ketum Peradi Profesional: Motivasi Tingkatkan Kualitas Advokat
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Rekomendasi
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
Berita Terkini
Pakar: Penanganan Kasus...
Pakar: Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Jadi Ujian Besar bagi Kejagung
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Soal Sosok Konglomerat...
Soal Sosok Konglomerat Tan Kian di Kasus Febrie Adriansyah, Polri: Saksi, Bukan Ditahan
Mahfud MD: Pelimpahan...
Mahfud MD: Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Dalam KUHAP
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Indonesia Darurat Korupsi,...
Indonesia Darurat Korupsi, Senator Filep Desak RUU Perampasan Aset Disahkan
Infografis
7 Destinasi Wisata Indonesia...
7 Destinasi Wisata Indonesia Jadi Tempat Liburan Tokoh Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved