Kemenag dan Kedubes Saudi Bahas Penyelenggaraan Umrah 1443 H
Jum'at, 30 Juli 2021 - 00:08 WIB
loading...
Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Khoirizi bersilaturahim ke Kedubes Arab Saudi di Jakarta membahas penyelenggaraan umrah 1443H. Foto/Humas Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Khoirizi bersama jajarannya, hari ini bersilaturahim ke Kedubes Arab Saudi di Jakarta.
Pertemuan terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat ini dihadiri Sekretaris Ditjen PHU Ramadhan Harisman, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta Kasubdit Dokumen Haji Nasrullah Jasam. Kunjungan mereka diterima oleh Dubes Saudi Esham Altsaqafi.
Khoirizi menyampaikan apresiasi atas suksesbya penyelenggaraan haji 1442 H. Dari 60.000 jamaah, ada sekitar 327 warga negara Indonesia di Saudi yang ikut berhaji. Pertemuan kedua pihak ini membahas penyelenggaraan umrah 1443 H. Khoirizi meminta penjelasan dari Dubes terkait edaran Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengenai rencana pembukaan penyelenggaraan umrah pada 10 Agustus 2021. Baca juga: Jelang Umrah, Kemenag Terus Komunikasi Intensif dengan Arab Saudi
"Kami meminta penjelasan kepada Duta Besar, mengenai teknis detail pelaksanaan umrah di masa pandemi. Banyak hal yang berkembang, dan kami meminta informasi resmi dan valid agar isu-isu terkait dengan umrah lebih jelas," terang Khoirizi di Jakarta, Kamis (29/7/2021).
Kepada Dubes, Plt. Dirjen juga menyampaikan harapan agar jamaah Indonesia mendapat kesempatan jika umrah mulai dibuka pada 1 Muharram 1443 H. "Jumlah antrean jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya cukup banyak dan sudah hampir dua tahun menunggu," ujarnya. Baca juga: WNI Umrah Wajib Dapatkan Vaksin Booster Merk Tertentu, Ini Penjelasan Kemenag
Pertemuan terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat ini dihadiri Sekretaris Ditjen PHU Ramadhan Harisman, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta Kasubdit Dokumen Haji Nasrullah Jasam. Kunjungan mereka diterima oleh Dubes Saudi Esham Altsaqafi.
Khoirizi menyampaikan apresiasi atas suksesbya penyelenggaraan haji 1442 H. Dari 60.000 jamaah, ada sekitar 327 warga negara Indonesia di Saudi yang ikut berhaji. Pertemuan kedua pihak ini membahas penyelenggaraan umrah 1443 H. Khoirizi meminta penjelasan dari Dubes terkait edaran Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengenai rencana pembukaan penyelenggaraan umrah pada 10 Agustus 2021. Baca juga: Jelang Umrah, Kemenag Terus Komunikasi Intensif dengan Arab Saudi
"Kami meminta penjelasan kepada Duta Besar, mengenai teknis detail pelaksanaan umrah di masa pandemi. Banyak hal yang berkembang, dan kami meminta informasi resmi dan valid agar isu-isu terkait dengan umrah lebih jelas," terang Khoirizi di Jakarta, Kamis (29/7/2021).
Kepada Dubes, Plt. Dirjen juga menyampaikan harapan agar jamaah Indonesia mendapat kesempatan jika umrah mulai dibuka pada 1 Muharram 1443 H. "Jumlah antrean jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya cukup banyak dan sudah hampir dua tahun menunggu," ujarnya. Baca juga: WNI Umrah Wajib Dapatkan Vaksin Booster Merk Tertentu, Ini Penjelasan Kemenag
Lihat Juga :