Pengamat Intelijen: Vaksinasi Door to Door BIN Tingkatkan Partisipasi

Kamis, 29 Juli 2021 - 08:08 WIB
loading...
Pengamat Intelijen:...
BIN ikut ambil bagian dalam program vaksinasi Covid-19 dengan pola door to door di tujuh provinsi. Lembaga telik sandi ini menyasar santri dan pelajar. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) ikut ambil bagian dalam program vaksinasi Covid-19 dengan pola door to door di tujuh provinsi. Lembaga telik sandi ini menyasar santri dan pelajar.

Sejak Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Sinovac untuk usia 12-17 tahun, pemerintah cukup masif melaksanakan vaksinasi terhadap anak-anak. Namun, vaksinasi ini masih berpusat di kota-kota besar.

BIN sendiri memilih jalan berbeda, yakni dengan mendatangi pesantren dan sekolah di berbagai daerah. Pengamat intelijen, militer, dan keamanan, Susaningtyas Kertopati menilai apa yang dilakukan BIN sangat bagus.

Baca juga: BIN Lanjutkan Vaksinasi Door to Door sambil Bagikan 10.000 Paket Sembako di 6 Provinsi

"Hal itu bisa turut mempercepat herd immunity. BIN bukan mengubah nomenklatur jadi kerja terbuka, tetapi ini merupakan upaya badan intelijen untuk mengatasi permasalahan bangsa yang saat ini (dihadapi), yaitu Covid-19," katanya kepada SINDONews, Kamis (29/7/2021).

Turunnya BIN dalam vaksinasi ini atas perintah langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Susaningtyas menerangkan pola door to door yang diterapkan terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat. Pola ini memudahkan masyarakat yang tidak memiliki akses dan lebih aman karena masyarakat tidak berkerumun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
5 Jenderal TNI Jabat...
5 Jenderal TNI Jabat Kepala BIN, 3 di Antaranya dari Satuan Kopassus
Perkuat Intelijen, Panglima...
Perkuat Intelijen, Panglima TNI Tunjuk 2 Brigjen Duduki Jabatan Strategis di BIN pada Mutasi Maret 2026
3 Brigjen dari BIN Digeser...
3 Brigjen dari BIN Digeser Panglima TNI pada Mutasi Maret 2026, Ada Kabinda Papua
Prabowo Bertemu Menteri...
Prabowo Bertemu Menteri Keamanan China, Tingkatkan Kemitraan Strategis lewat BIN
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Rekomendasi
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
Berita Terkini
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved