DPR Dukung Airlangga Hartarto Tambah Stok Vaksin Covid-19
Rabu, 28 Juli 2021 - 17:38 WIB
loading...
Upaya Kemenko Perekonomian Airlangga Hartarto menambak stok vaksin Covid-19 mendapat dukungan DPR. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Upaya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto untuk terus menambah stok vaksin mendapat dukungan Komisi IX DPR RI.
Diketahui, Indonesia pada Selasa 27 Juli 2021 kembali kedatangan 21,2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk, yang merupakan kedatangan vaksin tahap ke-30. Dengan demikian, diharapkan target 2 juta vaksin per hari akan segera tercapai.
Anggota Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyambut baik upaya Kemenko Perekonomian dalam memastikan keamanan (safety), mutu (quality), dan khasiat (efficacy) untuk seluruh jenis vaksin yang diperoleh. Sebab, vaksin yang disediakan di Indonesia melalui proses evaluasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan rekomendasi dari ITAGI, WHO, dan para ahli. Baca juga: Ketua Satgas Tegaskan Posko PPKM di Daerah Ujung Tombak Pengendalian Corona
“Dengan demikian, Kemenko Perekonomian tidak saja mampu menambah stok vaksin melainkan sekaligus memberi ketenangan kepada masyarakat yang akan menerima vaksin,” kata Yahya, Rabu (28/7/2021).
Dia berpendapat, upaya percepatan pengadaan vaksin sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menekankan vaksinasi Covid-19 sebagai game changer atau salah satu langkah krusial yang menentukan kesuksesan Indonesia keluar dari pandemi ini.
Diketahui, Indonesia pada Selasa 27 Juli 2021 kembali kedatangan 21,2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk, yang merupakan kedatangan vaksin tahap ke-30. Dengan demikian, diharapkan target 2 juta vaksin per hari akan segera tercapai.
Anggota Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyambut baik upaya Kemenko Perekonomian dalam memastikan keamanan (safety), mutu (quality), dan khasiat (efficacy) untuk seluruh jenis vaksin yang diperoleh. Sebab, vaksin yang disediakan di Indonesia melalui proses evaluasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan rekomendasi dari ITAGI, WHO, dan para ahli. Baca juga: Ketua Satgas Tegaskan Posko PPKM di Daerah Ujung Tombak Pengendalian Corona
“Dengan demikian, Kemenko Perekonomian tidak saja mampu menambah stok vaksin melainkan sekaligus memberi ketenangan kepada masyarakat yang akan menerima vaksin,” kata Yahya, Rabu (28/7/2021).
Dia berpendapat, upaya percepatan pengadaan vaksin sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menekankan vaksinasi Covid-19 sebagai game changer atau salah satu langkah krusial yang menentukan kesuksesan Indonesia keluar dari pandemi ini.
Lihat Juga :