Ketum PBNU Ungkap Masih Ada Kiai Tak Percaya Vaksin COVID-19

Jum'at, 23 Juli 2021 - 21:28 WIB
loading...
Ketum PBNU Ungkap Masih...
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj menyebut masih ada kalangan kiai yang tidak percaya dengan program vaksinasi COVID-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) , KH Said Aqil Siradj menyebut masih ada kalangan kiai yang tidak percaya dengan program vaksinasi COVID-19 . Oleh sebab itu, Said meminta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk turut menyadarkan para kiai yang masih berpikiran seperti itu.

"Kiai lho ya, beberapa kiai yang masih tidak percaya dengan adanya Covid-19. Masih tidak percaya dengan vaksin, suuzan bahwa vaksin itu merupakan pembantaian massal," ujar Said dalam sambutannya di acara harlah PKB ke-23 yang digelar secara daring, Jumat (23/7/2021).

Selama masa pandemi, dia mengaku sudah berupaya untuk menyadarkan warga Nahdlatul Ulama (NU), termasuk kiai akan fakta serta bahaya COVID-19. Namun masih ada beberpa dari mereka yang sampai saat ini belum menyadari bahaya tersebut.

"Itu masih ada beberapa kiai, ya bukan kiai kecil lagi, bukan kiai yang imam Musala, bukan, yang masih nggak percaya COVID-19, masih suudan dengan kebijakan vaksinasi, tolong PKB juga harus sama-sama menyadarkan mereka ini," ujarnya.

Said mengatakan pemikiran beberapa kiai yang tidak percaya COVID-19 dan berpandangan buruk akan vaksinasi memang segera perlu disadarkan. Jika tidak, kata dia, akan berdampak buruk dan berakibat sangat parah. Baca juga: Ketum PBNU Sesalkan Pemerintah Main Sendiri dalam Menangani Covid-19

"Ada orang nanti memahami bahwa NU tidak nasional, atau malah lebih umum lagi nanti Islam tidak rasional, Islam bertentangan dengan ilmu pengetahuan, Islam tidak realistis, NU tidak realistis, NU berpikir sangat kuno, dan tidak sesuai dengan tuntutan zaman, seperti itu nanti bahayanya," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi PBNU-Polri Wujudkan...
Sinergi PBNU-Polri Wujudkan Mudik Aman dan Nyaman bagi Warga NU
NU Care-Lazisnu PBNU...
NU Care-Lazisnu PBNU Perkuat Pendidikan Inklusif lewat Pelatihan Guru Al-Qur'an Bahasa Isyarat
PBNU Mohon Doa untuk...
PBNU Mohon Doa untuk Kesembuhan KH Said Aqil Siroj
Gencarkan Syiar, PBNU...
Gencarkan Syiar, PBNU Kirim Dai ke 8 Negara dan Pelosok Indonesia
Perkuat Kelembagaan,...
Perkuat Kelembagaan, BPKH Jalin Sinergi dengan PBNU
Kapolri: Polri-PBNU...
Kapolri: Polri-PBNU Komitmen Jaga Keberagaman dan Waspadai Radikalisme
Munas NU 2025 Tegaskan...
Munas NU 2025 Tegaskan Laut Tidak Bisa Dimiliki Individu atau Korporasi
Presiden Prabowo Merasa...
Presiden Prabowo Merasa Aman dan Nyaman Hadiri Harlah ke-102 NU
Prabowo, Gibran, hingga...
Prabowo, Gibran, hingga KH Ma'ruf Amin Hadiri Harlah ke-102 NU
Rekomendasi
2 Pertandingan Penentuan...
2 Pertandingan Penentuan Nasib Timnas Indonesia, Arab Saudi, Bahrain, dan China
BNPT-DPR Perkuat Edukasi...
BNPT-DPR Perkuat Edukasi dan Literasi Bahaya Radikal Terorisme di Riau
Jaga Daya Beli, Pemerintah...
Jaga Daya Beli, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Triwulan II Tidak Naik
Berita Terkini
157.953 Napi Dapat Remisi...
157.953 Napi Dapat Remisi Khusus Hari Raya Nyepi dan Idulfitri
14 menit yang lalu
3 Komjen Polisi Pemilik...
3 Komjen Polisi Pemilik Satyalancana Pengabdian 32 Tahun yang Masih Aktif di Polri
18 menit yang lalu
BPKH Limited Kirim 475...
BPKH Limited Kirim 475 Ton Bumbu Khas Nusantara ke Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia
22 menit yang lalu
Perjalanan Mudik Tahun...
Perjalanan Mudik Tahun Ini Lebih Cepat, Kapolri: Jakarta-Jateng Rata-rata Ditempuh 5 Jam
32 menit yang lalu
Kapan Sidang Isbat Lebaran...
Kapan Sidang Isbat Lebaran 2025? Cek Jadwalnya di Sini
43 menit yang lalu
Kapolri: Puncak Arus...
Kapolri: Puncak Arus Mudik LebaranTerjadi Malam Ini hingga Menjelang Subuh
54 menit yang lalu
Infografis
Eks Panglima Militer...
Eks Panglima Militer Ukraina: Hampir Tak Ada Peluang Bertahan Hidup
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved