Kepada Syakir Daulay, Salim Segaf Al-Jufri Ungkap Suka Bertualang ke Pedalaman Hutan
Kamis, 22 Juli 2021 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Setelah belajar di negeri yang jauh, Salim memutuskan untuk kembali ke Tanah Air bergelut dalam dunia pendidikan. "Tidak buka bisnis travel haji dan umrah seperti kebanyakan orang?" tanya Syakir.
Salim menjawab tidak. Menurutnya, passion-nya ternyata di dunia pendidikan dan aksi kemanusiaan. "Kakek saya kan mendirikan Perguruan Al-Khairaat yang mengelola sekolah/madrasah lebih dari 1.400 di kawasan timur Indonesia. Saya terinspirasi oleh perjuangan beliau," ujar Salim.
Baca juga: Menakar Kans Anies di Pilpres 2024 Setelah PKS Elus-Elus Salim Segaf Al-Jufri
Diketahui, Gurutua SIS al-Jufri (Sayid Idrus bin Salim al-Jufri) mendirikan Al-Khairaat pada 30 Juni 1930 di Kota Palu. Perguruan Al-Khairaat tak hanya membina masyarakat di Sulawesi, tetapi juga di Maluku hingga Papua.
Cukup banyak alumni Al-Khairaat yang menjadi tokoh daerah dan nasional. Karena jasanya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, maka Gurutua mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana dari Pemerintah RI.
Salim menjawab tidak. Menurutnya, passion-nya ternyata di dunia pendidikan dan aksi kemanusiaan. "Kakek saya kan mendirikan Perguruan Al-Khairaat yang mengelola sekolah/madrasah lebih dari 1.400 di kawasan timur Indonesia. Saya terinspirasi oleh perjuangan beliau," ujar Salim.
Baca juga: Menakar Kans Anies di Pilpres 2024 Setelah PKS Elus-Elus Salim Segaf Al-Jufri
Diketahui, Gurutua SIS al-Jufri (Sayid Idrus bin Salim al-Jufri) mendirikan Al-Khairaat pada 30 Juni 1930 di Kota Palu. Perguruan Al-Khairaat tak hanya membina masyarakat di Sulawesi, tetapi juga di Maluku hingga Papua.
Cukup banyak alumni Al-Khairaat yang menjadi tokoh daerah dan nasional. Karena jasanya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, maka Gurutua mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana dari Pemerintah RI.
(zik)
Lihat Juga :