Gotong Royong Dinilai Jadi Kunci Menangkan Pertempuran Lawan Corona

Sabtu, 17 Juli 2021 - 21:08 WIB
loading...
Gotong Royong Dinilai...
Akhir Juni hingga hari ini adalah fase fase yang menegangkan dari babak baru pandemi virus Corona (Covid-19). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Akhir Juni hingga hari ini adalah fase fase yang menegangkan dari babak baru pandemi virus Corona (Covid-19). Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang membuat banyak warga harus mengikat lebih keras tali pinggang dan berfikir untuk hidup dihari hari berikutnya.

Baca juga: Langgar PPKM Darurat, Acara Pernikahan di Semarang Dibubarkan Petugas

Berkaitan dengan hal ini Alumni Pascasarjana Universitas Indonesia Akmal Diki menyampaikanAda beberapa poin implementasi gotong royong yang bisa digunakan dalam menaklukan pandemi ini.

Pria yang mempelajari konsentrasi Kajian Ketahanan Nasional ini menyampaikan agar perusahan dapat mengoptimalkan CSR di masa ini.

Baca juga: Hindari Pemeriksaan Dokumen PPKM Darurat, 36 Bus AKAP Diamankan Polda Metro Jaya

"Kebutuhan yang sangat kuat saat ini adalah keberadaan tabung oksigen, saatnya perusahaan melakukan pengadaan tabung oksigen di wilayah sekitar tempat perusahaan berlokasi. Terlebih jika hal ini dikordinasikan oleh Lurah, sehingga setiap keluarahan memiliki stok yang cukup yang bisa disewakan gratis kepada pasien isolasi mandiri," kata Akmal Diki, Sabtu (17/7/2021).

Selain itu, ia mengharapkan Kantor kelurahan harus bisa menjadi sentra swab gratis 24 jam yang bersinergi dengan CSR perusahaan sekitar.

"Sehingga penularan virus bisa cepat diputus. Puskesmas dapat menjadi pusat layanan mereka yang sudah positif dan sakit di luar Covid. Apotik juga harus mengambil peranan penting. Omset tinggi pengusaha apotek dimasa pandemi ini harus dibarengi penambahan beban apotek untuk menyediakan vitamin dan obat gratis untuk para pasien isoman di sekitar apotik bermukim," jelasnya.

Selanjutnya, Diki mengimbau agar Penyitas Covid menghibahkan plasma darahnya. Disarankan agar dibuat sistem dkmana para penyitas baik dari wisma atlet maupun rumah sakit harus menyerahkan KTPnya dan bisa mengambil kembali KTPnya kembali minimal 2 minggu setelah dinyatakan negatif.
"Pengambilan KTP dilakukan di PMI, agar KTP ditukar dengan kontribusi donor plasma darah. Karena jika hanya imbauan yang diberikan maka gotong royong ini akan menguap di aplikasi nyatanya," ucap Diki

Tim Riset Voxpol ini mengusulkan agar Masjid dijadikan Pusat Informasi dan Pengumuman. Masjid memiliki TOA yang bisa menjangkau ratusan meter.

"Diharapkan masjid mampu menginformasikan kondisi terkini berikut daftar warga yang isoman, sehingga para tetangga bisa bergotong royong baik dalam rangka memback up isoman maupun mentracking dan memutus mata rantai penularan," tuturnya.

Menurutnya, Warung Makan sekitar sudah saatnya memposisikan diri sebagai suplier pasien Isoman di sekitar. PPKM membuat warung makan mengalami penurunan omset, penambahan tugas warung makan sebagai supier konsumsi warga yang isoman dapat menambah omset mereka yang turun.

"Hal ini bisa dikordinasikan oleh pihak RT dan RW. Warung makan/ Warteg/warkop dapat juga menjadi fasilitator pelayanan antar konsumsi untuk warga sekitar, sehingga mobilitas warga sedikit berkurang!" seru Diki.

Untuk menyempurnakan semuanya, Diki menilai, yang terpenting adalah Kepedulian. Warga ayo bersinergis, hilangkan semua ego, bersatu untuk memusnahkan pandemi.

"Jaga prokes, empati kepada yang sedang isoman dan rajinlah berbagi dan saling mengingatkan. Sehingga kepahitan ini tidak begitu terasa ketika semua bergerak bersama," tuturnya.

"GrupWhatsaap RT harus dioptimalkan sebagai wahana komunikasi. Sehingga semua informasi dapat cepat dieksekusi," tambahnya.

Terakhir, pria yang menjadi Komite Pengarah Relawan Kesehatan (REKAN) Indonesia ini mengatakan,
Saatnya bergerak bersama, bergotong royong menaklukan Covid.

"Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan dari lingkungan kita, maka dari lingkungan mana lagi yang memulai," tutup Diki.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Infografis
Ini Vaksin yang Tak...
Ini Vaksin yang Tak Boleh Digunakan untuk Vaksinasi Gotong Royong
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved