Imbau Masyarakat Jaga Prokes di Hari Raya Idul Adha, Ini Instruksi PBNU
Rabu, 14 Juli 2021 - 08:48 WIB
loading...
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menginstruksikan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) di Hari Raya Idul Adha. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Hari Raya Idul Adha jatuh pada 20 Juli 2021. Namun pelaksanaannya akan berbeda karena masih dalam situasi pandemi COVID-19 .
Sehubungan dengan semakin meluasnya penyebaran COVID-19 dengan varian barunya di Indonesia, sekaligus memperhatikan kebijakan strategis pemerintah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk wilayah Jawa dan Bali seperti yang dikutip MPI, Rabu (14/07/2021). Baca juga: Idul Adha, Satgas NU Peduli COVID-19 Rilis Protokol Kurban Masa Pandemi
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menginstruksikan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) yaitu sebagai berikut:
1. Mematuhi instruksi, imbauan, protokol serta kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah, terutama kebijakan PPKM Darurat sebagai upaya untuk melakukan perindungan, dan bentuk kontribusi nyata pada penanganan lonjakan kasus COVID-19.
2. Senantiasa mendekatkan diri dan berikhtiar kepada Allah SWT dengan banyak melakukan kegiatan ibadah seperti salat, puasa, zikir, tadarus Alquran, pembacaan Sholawat dan berbagai amalyah lain, dengan harapan agar pandemi COVID-19 segera berakhir.
Sehubungan dengan semakin meluasnya penyebaran COVID-19 dengan varian barunya di Indonesia, sekaligus memperhatikan kebijakan strategis pemerintah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk wilayah Jawa dan Bali seperti yang dikutip MPI, Rabu (14/07/2021). Baca juga: Idul Adha, Satgas NU Peduli COVID-19 Rilis Protokol Kurban Masa Pandemi
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menginstruksikan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) yaitu sebagai berikut:
1. Mematuhi instruksi, imbauan, protokol serta kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah, terutama kebijakan PPKM Darurat sebagai upaya untuk melakukan perindungan, dan bentuk kontribusi nyata pada penanganan lonjakan kasus COVID-19.
2. Senantiasa mendekatkan diri dan berikhtiar kepada Allah SWT dengan banyak melakukan kegiatan ibadah seperti salat, puasa, zikir, tadarus Alquran, pembacaan Sholawat dan berbagai amalyah lain, dengan harapan agar pandemi COVID-19 segera berakhir.
Lihat Juga :