Kunjungan Wagub Riza Patria dan Jubir Kemenkes ke Sentra Vaksinasi KG
Selasa, 06 Juli 2021 - 22:06 WIB
loading...
A
A
A
Ahmad Riza Patria menyerukan, untuk menyegerakan vaksinasi mengingat kasus Covid-19 Jakarta yang mencapai angka tertinggi 10.903 kasus. Masalah yang masih dihadapi adalah jumlah tenaga kesehatan yang terus dibutuhkan.
Testing di Jakarta sangat tinggi sehingga bisa cepat mengetahui titik-titik penyebaran dan dilakukan tracing kemudian treatment. Rumah sakit rujukan terus ditingkatkan, hingga kini tersedia 140 rumah sakit rujukan dengan okupansi 93%, ICU 94%, dan 144.700 tenaga kesehatan.
Persediaan oksigen pun mencukupi. Bapak Wagub mengimbau agar masyarakat tidak perlu membeli oksigen untuk stok di rumah.
"Segerakan vaksin, tetap laksanakan protokol kesehatan, yang terbaik berada di rumah, bagi perusahaan yang mewajibkan karyawan bekerja padahal bukan sektor esensial dan kritikal akan kami beri sanksi sampai dengan sanksi pemberat, yaitu pencabutan izin dan pidana. Kami tindak tegas siapa saja yang melanggar PPKM Darurat. Target kita 20 Juli ada penurunan signifikan terkait penyebaran Covid di Jakarta," pungkasnya.
Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo menyatakan, vaksinasi adalah upaya bangsa Indonesia untuk memenangkan pertarungan melawan Covid-19.
"Kita coba kelola sentra vaksinasi ini sebaik mungkin agar tidak terjadi kerumunan karena maksud kita baik. Harian Kompas meyakini bahwa pandemi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi membutuhkan kolaborasi bersama masyarakat. Mari kita berkontribusi kepada bangsa ini minimal untuk meratakan kurva terlebih dahulu dan menurunkan kurva. Kita tetap optimis bahwa di tengah situasi yang gloomy tentunya ada cahaya di depan dan bangsa ini secara bersama-sama bisa mengendalikan Covid-19," papar Budiman.
Di hadapan awak media, Agus Sudibyo dari Dewan Pers Indonesia menyatakan apresiasi dan terima kasih kepada Kompas Gramedia bahwa di ulang tahun ke-56 Harian Kompas memberikan baktinya untuk masyarakat media dan masyarakat Jakarta dengan melaksanakan vaksinasi.
Di bawah koordinasi Dewan Pers dan atas dukungan Pemprov serta Kemenkes, sebanyak 27 ribu pekerja media di Jabodetabek sudah menerima vaksin. Agus menilainya sebagai komitmen pemerintah pusat maupun Jakarta dalam membantu mengupayakan keselamatan dan kesehatan pekerja media.
Agus juga menekankan pentingnya fungsi wartawan dalam menanggulangi hoaks yang beredar di masyarakat terkait vaksin maupun hal lainnya dalam situasi genting seperti sekarang.
Testing di Jakarta sangat tinggi sehingga bisa cepat mengetahui titik-titik penyebaran dan dilakukan tracing kemudian treatment. Rumah sakit rujukan terus ditingkatkan, hingga kini tersedia 140 rumah sakit rujukan dengan okupansi 93%, ICU 94%, dan 144.700 tenaga kesehatan.
Persediaan oksigen pun mencukupi. Bapak Wagub mengimbau agar masyarakat tidak perlu membeli oksigen untuk stok di rumah.
"Segerakan vaksin, tetap laksanakan protokol kesehatan, yang terbaik berada di rumah, bagi perusahaan yang mewajibkan karyawan bekerja padahal bukan sektor esensial dan kritikal akan kami beri sanksi sampai dengan sanksi pemberat, yaitu pencabutan izin dan pidana. Kami tindak tegas siapa saja yang melanggar PPKM Darurat. Target kita 20 Juli ada penurunan signifikan terkait penyebaran Covid di Jakarta," pungkasnya.
Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo menyatakan, vaksinasi adalah upaya bangsa Indonesia untuk memenangkan pertarungan melawan Covid-19.
"Kita coba kelola sentra vaksinasi ini sebaik mungkin agar tidak terjadi kerumunan karena maksud kita baik. Harian Kompas meyakini bahwa pandemi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi membutuhkan kolaborasi bersama masyarakat. Mari kita berkontribusi kepada bangsa ini minimal untuk meratakan kurva terlebih dahulu dan menurunkan kurva. Kita tetap optimis bahwa di tengah situasi yang gloomy tentunya ada cahaya di depan dan bangsa ini secara bersama-sama bisa mengendalikan Covid-19," papar Budiman.
Di hadapan awak media, Agus Sudibyo dari Dewan Pers Indonesia menyatakan apresiasi dan terima kasih kepada Kompas Gramedia bahwa di ulang tahun ke-56 Harian Kompas memberikan baktinya untuk masyarakat media dan masyarakat Jakarta dengan melaksanakan vaksinasi.
Di bawah koordinasi Dewan Pers dan atas dukungan Pemprov serta Kemenkes, sebanyak 27 ribu pekerja media di Jabodetabek sudah menerima vaksin. Agus menilainya sebagai komitmen pemerintah pusat maupun Jakarta dalam membantu mengupayakan keselamatan dan kesehatan pekerja media.
Agus juga menekankan pentingnya fungsi wartawan dalam menanggulangi hoaks yang beredar di masyarakat terkait vaksin maupun hal lainnya dalam situasi genting seperti sekarang.
Lihat Juga :