Wali Kota Semarang Tangani COVID-19 dengan Konsep Kita Bergerak Bersama
Selasa, 06 Juli 2021 - 16:48 WIB
loading...
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memfokuskan percepatan vaksinasi dan pemulihan ekonomi masyarakat yang terimbas COVID-19 saat pemaparan dalam Indonesia Visionary Leader Season VIII Tahun 2021 yang digelar MNC Portal Indonesia, Selasa (6/7/2021).
A
A
A
JAKARTA - Penanganan COVID-19 di Kota Semarang tidak hanya berfokus kepada persoalan medis. Tapi juga menyasar kepada aspek-aspek lain yang bisa terimbas akibat munculnya kebijakan pemerintah yang berpotensi membuat ruang gerak masyarakat dalam menjalankan roda ekonominya menjadi terhambat.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, hilangnya penghasilan masyarakat dan menurunnya kesejahteraan jangan sampai mengakibatkan banyak warga yang kelaparan. Oleh karenanya, jajarannya memperhatikan kebutuhan dan menyiapkan program bantuan kebutuhan pokok serta percepatan program vaksinasi untuk menciptakan herd imunity di masyarkaat.
"Pandemi bukan hanya persoalan medis saja, jangan sampai warga kelaparan dan mati akibat mereka tidak punya penghasilan dan bahan makanan. Itu juga yang jadi konsen kita dalam menghadapi pandemi COVID-19," kata Hendrar saat pemaparan dalam acara Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VIII yang digelar MNC Portal Indonesia, Selasa (6/7/2021).
Dia mengakui, imbas COVID-19 program pembangunan infrastruktur mengalami pengurangan dan difoksukan kepada peningkatan ekonomi para pelaku UMKM. Selain itu dirikan juga sebanyak 250 Kampung Siaga Candi Hebat bekerja sama dengan Polres dan Dandim sebagai upaya penanganan COVID-19. Termasuk menambah ruang isolasi, bed di rumah sakit, mobil ambulans yang ketika masyarakat membutuhkan bisa cepat diakses.
Baca juga: Tujuh Kepala Daerah Ikuti IVL Season VIII
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, hilangnya penghasilan masyarakat dan menurunnya kesejahteraan jangan sampai mengakibatkan banyak warga yang kelaparan. Oleh karenanya, jajarannya memperhatikan kebutuhan dan menyiapkan program bantuan kebutuhan pokok serta percepatan program vaksinasi untuk menciptakan herd imunity di masyarkaat.
"Pandemi bukan hanya persoalan medis saja, jangan sampai warga kelaparan dan mati akibat mereka tidak punya penghasilan dan bahan makanan. Itu juga yang jadi konsen kita dalam menghadapi pandemi COVID-19," kata Hendrar saat pemaparan dalam acara Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VIII yang digelar MNC Portal Indonesia, Selasa (6/7/2021).
Dia mengakui, imbas COVID-19 program pembangunan infrastruktur mengalami pengurangan dan difoksukan kepada peningkatan ekonomi para pelaku UMKM. Selain itu dirikan juga sebanyak 250 Kampung Siaga Candi Hebat bekerja sama dengan Polres dan Dandim sebagai upaya penanganan COVID-19. Termasuk menambah ruang isolasi, bed di rumah sakit, mobil ambulans yang ketika masyarakat membutuhkan bisa cepat diakses.
Baca juga: Tujuh Kepala Daerah Ikuti IVL Season VIII
Lihat Juga :