31 Dokter dan 12 Perawat Meninggal Saat Tangani Covid-19, Pemerintah Didesak Sediakan APD

Minggu, 12 April 2020 - 10:28 WIB
loading...
31 Dokter dan 12 Perawat...
Usaha pembuatan APD. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi (Faskes-R) mencatat hingga hari ini 32 dokter dan 12 perawat meninggal dunia saat menangani virus corona atau Covid-19. Pemerintah diminta lebih peduli dan perhatikan tenaga kesehatan.

"Sebagai serikat pekerja di bidang farmasi dan kesehatan yang anggotanya banyak tersebar di berbagai rumah sakit meminta pemerintah lebih peduli dan memperhatikan keselamatan petugas kesehatan," ujar Ketua Umum Faskes-R Idris Idham dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Minggu (12/4/2020).

Faskes-R meminta pemerintah menyediakan alat pelindung diri (APD) yang memenuhi standar dan jumlah yang mencukupi. Selain itu, Idris mengimbau masyarakat untuk menaati instruksi dari pemerintah untuk tetap di rumah. Upaya memutus penyebaran Covid-19 tidak akan berhasil apabila masyarakat tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Kita semua harus bersatu padu untuk memerangi pandemi ini. Dengan tetap di rumah, berarti Anda sudah membantu kami. Lebih besar lagi membantu Indonesia dan dunia dalam memenangkan pertarungan melawan corona," ujarnya.

Tantangan tenaga medis saat ini memang berat. Bukan hanya perang melawan Covid-19 di fasilitas kesehatan, seperti puskesmas dan rumah sakit. Namun, mereka kerap mendapatkan stigma negatif dan diskriminasi.

Beberapa perawat ada yang diminta keluar dari tempat kosnya. Bahkan, ada pemakaman perawat yang ditolak. Untuk itu, Faskes-R meminta pemerintah memberikan perlindungan kepada tenaga medis dan pekerja di rumah sakit. Hal itu diatur dalam Pasal 57 Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. "Kami juga meminta masyarakat untuk tidak menjauhi para pejuang tenaga kesehatan," pungkasnya.

Di sisi lain, Faskes R juga mengimbau seluruh anggotanya mengenakan pita hitam di lengan kanan selama tiga hari dari Senin besok hingga Rabu. Ini wujud dari keprihatinan dan ucapan belasungkawa atas meninggalnya rekan-rekan tenaga kesehatan yang menangani Covid-19.
(dzi)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Menko PMK: Pasien Covid-19...
Menko PMK: Pasien Covid-19 Kini Ditanggung BPJS Kesehatan
SDGs Kesehatan dan Litbang
SDGs Kesehatan dan Litbang
Dokter Reisa Ungkap...
Dokter Reisa Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Pesat
Kemenkes Minta Masyarakat...
Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Subvarian Baru Omicron
Menko PMK Sebut Covid-19...
Menko PMK Sebut Covid-19 Peringkat 14 Penyebab Kematian di Indonesia
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Rekomendasi
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Pemerintah Harus Antisipasi...
Pemerintah Harus Antisipasi Covid-19 Jelang Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved