Hari Keluarga Nasional, Momentum Keluarga Indonesia Cegah Stunting
Selasa, 29 Juni 2021 - 18:00 WIB
loading...
Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 tahun ini, BKKBN meluncurkan Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 tahun.
A
A
A
JAKARTA - Semua keluarga Indonesia bisa beresiko stunting, yaitu suatu kondisi terganggunya pertumbuhan anak secara fisik maupun perkembangan intelektualnya karena kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode paling awal tumbuh kembang anak.
Saat ini satu dari empat anak yang lahir di Indonesia mengalami stunting. Indonesia berada pada posisi kelima sebagai negara yang memiliki kasus stunting terbanyak di dunia.
Kondisi ini dapat berdampak pada generasi penerus bangsa dan masa depan anak, dengan kondisi stunting anak-anak akan sulit untuk bermain dan belajar, serta mempengaruhi kualitas kesehatan mereka di masa depan.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan penajaman target sasaran intervensi untuk melakukan percepatan penurunan kasus stunting di Indonesia, mulai dari intervensi terhadap calon pengantin, janin dan bayi dalam 1.000 hari pertama kehidupan pada masa ibu hami dan masa pascapersalinan.
BKKBN melalui seluruh tenaga penyuluh dan kader di lapangan bekerja sama dengan seluruh lintas sektor terkait, organisasi masyarakat, dan pemerintah daerah bersinergi menyatukan gerak dan langkah untuk mewujudkan keluarga berkualitas dengan lahirnya generasi yang sehat bebas stunting.
Saat ini satu dari empat anak yang lahir di Indonesia mengalami stunting. Indonesia berada pada posisi kelima sebagai negara yang memiliki kasus stunting terbanyak di dunia.
Kondisi ini dapat berdampak pada generasi penerus bangsa dan masa depan anak, dengan kondisi stunting anak-anak akan sulit untuk bermain dan belajar, serta mempengaruhi kualitas kesehatan mereka di masa depan.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan penajaman target sasaran intervensi untuk melakukan percepatan penurunan kasus stunting di Indonesia, mulai dari intervensi terhadap calon pengantin, janin dan bayi dalam 1.000 hari pertama kehidupan pada masa ibu hami dan masa pascapersalinan.
BKKBN melalui seluruh tenaga penyuluh dan kader di lapangan bekerja sama dengan seluruh lintas sektor terkait, organisasi masyarakat, dan pemerintah daerah bersinergi menyatukan gerak dan langkah untuk mewujudkan keluarga berkualitas dengan lahirnya generasi yang sehat bebas stunting.
Lihat Juga :