Pandemik, Peluang Kebangkitan Ekonomi Digital
Selasa, 29 Juni 2021 - 13:06 WIB
loading...
A
A
A
Memperkuat Pertumbuhan Berbasis Human Capital
Faktor kedua yang penting untuk menjadi fokus pemerintah dan para pemegang kebijakan adalah membangun pertumbuhan ekonomi dengan pendekatan modal manusia (human capital), di mana jumlah output ekonomi ditentukan oleh efektivitas tenaga kerja yaitu jumlah total layanan produktif yang disediakan oleh setiap individu pekerja. Salah satu faktor penentu produktivitas tersebut adalah lamanya pendidikan atau peningkatan pengetahuan yang dienyam oleh masyarakat angkatan kerja.
Wabah Covid-19 menyebabkan banyak institusi pendidikan ditutup; sehingga akses angkatan kerja terhadap peningkatan keterampilan menjadi terkendala. Namun di sisi lain, pandemik juga mempercepat proses pengembangan media pembelajaran jarak jauh sehingga mempermudah akses masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru.
Karena itu, penutupan sekolah formal harus dikompensasi dengan perkembangan dan kemudahan akses terhadap berbagai platform pembelajaran online baik yang gratis maupun berbayar. Sehingga masyarakat di usia angkatan kerja memiliki kesempatan untuk menambah keterampilan dan pengetahuan baru melalui platform edutech (teknologi pembelajaran) dengan lebih murah dan lebih fleksibel.
Akselerasi Kebijakan
Pandemik meskipun umumnya dipandang sebagai krisis, namun memberikan peluang yang harus segera dimanfaatkan oleh para pemegang kebijakan maupun pelaku usaha. Langkah yang tepat merespon krisis akan membawa pada perbaikan kinerja ekonomi atau minimal menahan dampak krisis agar tidak berkelanjutan.
Di antara upaya yang prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di masa pandemik ini adalah dengan mengakselerasi perkembangan ekosistem ekonomi digital di Tanah Air. Hal ini akan mempercepat terhubungnya sektor suplai khususnya UMKM dengan pasar konsumen tanpa mengabaikan protokol kesehatan.
Akselerasi ekosistem ekonomi digital juga relatif tidak membutuhkan belanja modal yang besar karena tidak membangun aset fisik dalam infrastrukturnya. Infrastruktur ekonomi digital semakin baik akan mempercepat adopsi pengetahuan bagi angkatan
kerja.
Inilah model pertumbuhan ekonomi endogen, yang berbasis riset, teknologi dan human capital yang mengoptimalkan potensi internal bangsa. Dan dalam jangka panjang, semoga upaya tersebut akan memperkuat daya saing bangsa dan menjadi kunci penggerak menuju high-income economy.
Faktor kedua yang penting untuk menjadi fokus pemerintah dan para pemegang kebijakan adalah membangun pertumbuhan ekonomi dengan pendekatan modal manusia (human capital), di mana jumlah output ekonomi ditentukan oleh efektivitas tenaga kerja yaitu jumlah total layanan produktif yang disediakan oleh setiap individu pekerja. Salah satu faktor penentu produktivitas tersebut adalah lamanya pendidikan atau peningkatan pengetahuan yang dienyam oleh masyarakat angkatan kerja.
Wabah Covid-19 menyebabkan banyak institusi pendidikan ditutup; sehingga akses angkatan kerja terhadap peningkatan keterampilan menjadi terkendala. Namun di sisi lain, pandemik juga mempercepat proses pengembangan media pembelajaran jarak jauh sehingga mempermudah akses masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru.
Karena itu, penutupan sekolah formal harus dikompensasi dengan perkembangan dan kemudahan akses terhadap berbagai platform pembelajaran online baik yang gratis maupun berbayar. Sehingga masyarakat di usia angkatan kerja memiliki kesempatan untuk menambah keterampilan dan pengetahuan baru melalui platform edutech (teknologi pembelajaran) dengan lebih murah dan lebih fleksibel.
Akselerasi Kebijakan
Pandemik meskipun umumnya dipandang sebagai krisis, namun memberikan peluang yang harus segera dimanfaatkan oleh para pemegang kebijakan maupun pelaku usaha. Langkah yang tepat merespon krisis akan membawa pada perbaikan kinerja ekonomi atau minimal menahan dampak krisis agar tidak berkelanjutan.
Di antara upaya yang prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di masa pandemik ini adalah dengan mengakselerasi perkembangan ekosistem ekonomi digital di Tanah Air. Hal ini akan mempercepat terhubungnya sektor suplai khususnya UMKM dengan pasar konsumen tanpa mengabaikan protokol kesehatan.
Akselerasi ekosistem ekonomi digital juga relatif tidak membutuhkan belanja modal yang besar karena tidak membangun aset fisik dalam infrastrukturnya. Infrastruktur ekonomi digital semakin baik akan mempercepat adopsi pengetahuan bagi angkatan
kerja.
Inilah model pertumbuhan ekonomi endogen, yang berbasis riset, teknologi dan human capital yang mengoptimalkan potensi internal bangsa. Dan dalam jangka panjang, semoga upaya tersebut akan memperkuat daya saing bangsa dan menjadi kunci penggerak menuju high-income economy.
(poe)
Lihat Juga :