65% Sebaran Kasus Covid-19 Global adalah Varian Inggris

Selasa, 22 Juni 2021 - 14:42 WIB
loading...
65% Sebaran Kasus Covid-19...
Prof I Gusti Ngurah Kade Mahardika menyebut varian delta dari Inggris mendominasi persebaran kasus Covid-19 secara global, yaitu sekitar 65%. Foto/persakademika
A A A
JAKARTA - Guru Besar Universitas Udayana, I Gusti Ngurah Kade Mahardika menyebutkan saat ini varian alfa atau B117 dari Inggris 60-65% masih mendominasi penyebaran Covid-19 di dunia. Varian Delta atau B1617 dari India juga telah masuk di dalam daftar varian of concern WHO.

“Varian of concern yang bagi saya menjadi sebagian besar ada dua yaitu varian Alfa dan Delta. Proporsi Alfa itu memang masih dominan di dunia, itu sekitar 60-65% di dunia yang ditemukan satu minggu terakhir itu adalah variant Alfa,” kata Mahardika secara virtual, Selasa (22/6/2021).

Baca juga: LIPI Temukan Dominasi Covid-19 Varian India Menggila sampai Karawang

Sementara itu, kata Mahardika proporsi penyebaran varian Delta masih di kisaran angka 20% dalam dua minggu terakhir ini. “Nah, sedangkan varian Delta yang menarik, jadi yang tadinya hanya 2-3% sampai 5% di dunia, bahwa satu sampai dua minggu terakhir itu melonjak 20% virus dunia itu sudah digolongkan oleh varian Delta,” papar Mahardika.

Mahardika juga menjelaskan virus Covid-19 memang mempunyai sifat yang mudah berubah dalam waktu singkat. “Kita menghadapi virus Covid, nah ini ya memang virus yang mudah berubah. Jadi secara genetik mudah berubah,” paparnya.

Baca juga: Vietnam Konfirmasi Wabah Covid-19 Terbaru adalah Varian Inggris

Oleh karena itu, kata Mahardika, logis jika Covid-19 mudah melakukan mutasi. “Dan bahwa mutasi atau munculnya varian-varian yang dominan ini sangat logis, mempersingkat waktu jadi semakin banyak orang terinfeksi maka semakin banyak ruang untuk bermutasi. Dan karena kemudian ada lokasi, jadi pembatasan geografis jadi bisa saja kemudian satu varian muncul di satu tempat geografis, jadi ini sangat logis,” katanya.

Namun, Mahardika mengatakan bahwa perubahan gen pada varian Delta hanya 0,1% atau sangat minor. “Yang menarik dari varian Delta ini adalah memang terjadi perubahan gen, jadi gen virus Covid-19 ini, jadi sekitar 32 titik, saya baru saja analisis 32 titik dari gen itu berubah, itu hanya 0,1% secara statistik sebenarnya, sama minor sangat kecil maknanya, tetapi ada beberapa mutasi yang kemungkinan menyebabkan virus ini mudah berkembang.”

Sehingga, kata Mahardika varian Delta ini belum bisa dikaitkan dengan lonjakan kasus Covid-19 yang sangat tinggi beberapa hari terakhir. Pasalnya, katanya, lonjakan kasus juga ada beberapa faktor manusianya yang juga berperan.

“Tetapi, di samping karena faktor virus, kita lihat bahwa terjadinya lonjakan kasus belakangan bukan hanya karena faktor virusnya, tetapi saya yakin sekali bahwa faktor manusianya juga berperan,” paparnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada! Covid Kraken...
Waspada! Covid Kraken Sudah Masuk ke Indonesia Lewat WN Polandia
Kasus Covid-19 Melonjak,...
Kasus Covid-19 Melonjak, Konser Musik Wajib Mengacu Aturan Ini
Waspadai Varian Siluman...
Waspadai Varian Siluman Covid-19
Satgas: Waspada, Kasus...
Satgas: Waspada, Kasus Positif dan Kematian Covid-19 Naik Dua Kali Lipat
WHO Prediksi Puncak...
WHO Prediksi Puncak Kasus Covid-19 Subvarian XBB Januari 2023
Menkes: Indonesia Telah...
Menkes: Indonesia Telah Lewati Gelombang Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5
Varian Covid-19 Nimbus...
Varian Covid-19 Nimbus Menyebar di 22 Negara, Ini Gejala dan Risiko yang Harus Diwaspadai
Mengenal Varian Baru...
Mengenal Varian Baru Covid-19 NB.1.8.1 yang Merebak di 22 Negara
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Rekomendasi
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Berita Terkini
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved