Satgas: Waspada, Kasus Positif dan Kematian Covid-19 Naik Dua Kali Lipat

Kamis, 10 November 2022 - 17:50 WIB
loading...
Satgas: Waspada, Kasus Positif dan Kematian Covid-19 Naik Dua Kali Lipat
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melaporkan dalam enam minggu terakhir kasus positif, kasus aktif, dan kematian akibat Covid-19 naik dua kali lipat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melaporkan dalam enam minggu terakhir baik kasus positif, kasus aktif, dan kematian akibat Covid-19 mengalami kenaikan kurang lebih dua kali lipat.

“Indonesia memiliki 30.000 kasus positif tambahan pada seminggu terakhir. Di mana jika dibandingkan pada 6 minggu sebelumnya angkanya berkisar antara 12 sampai 19.000 kasus positif mingguan. Hal ini meningkatkan jumlah kasus aktif pula menjadi 37.000 kasus di mana sebelumnya berkisar antara 17.000 sampai 24.000 kasus aktif,” kata Wiku saat Konferensi Pers secara virtual, Kamis (10/11/2022).

Wiku menyebut, jumlah kematian pada seminggu terakhir ini yaitu sebanyak 232 kematian. Jumlah ini meningkat dibandingkan minggu-minggu sebelumnya yang berkisar antara 70 sampai 160 kematian. “Perlu diingat bahwa adanya tren peningkatan dalam 6 minggu terakhir ini perlu ditangani lebih lanjut baik oleh pemerintah pusat maupun daerah utamanya di tingkat provinsi,” katanya.

Baca juga: Subvarian Omicron XBB Muncul, Pemerintah Perlu Genjot Vaksin Booster

Wiku pun mengungkapkan dari lima provinsi, DKI Jakarta menjadi yang tertinggi untuk kasus positif yaitu 11.422 kasus positif mingguan. “Jawa Tengah menjadi yang tertinggi untuk kematian yaitu, 63 kematian mingguan dan Sumatera Selatan menjadi yang tertinggi untuk BOR mingguan yaitu 22,83%,” paparnya.

Baca juga: Menkes Budi Kembali Tegaskan Vaksinasi Booster Sangat Penting bagi Lansia: Turunkan Risiko Kematian

Sepanjang 202, kata Wiku, Indonesia berhasil mempertahankan persentase kesembuhan dengan rata-rata 95%. Bahkan dalam 6 pekan terakhir kesembuhan stabil di angka 97%.

”Dengan angka kesembuhan yang masih tinggi maka angka keterisian tempat tidur di tingkat nasional juga dapat ditekan untuk tetap di angka 10% dengan 57.000 tempat tidur tersedia,” katanya.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3578 seconds (11.252#12.26)