Beberkan Isu Taliban kepada Komnas HAM, Nurul Ghufron Ngaku Tidak Punya Datanya

Kamis, 17 Juni 2021 - 17:14 WIB
loading...
Beberkan Isu Taliban...
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menjelaskan bahwa dalam pemeriksaannya ihwal pelaporan dugaan pelanggaran HAM dalam proses TWK dirinya turut dipertanyakan terkait isu taliban. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , Nurul Ghufron menjelaskan bahwa dalam pemeriksaannya pada hari ini, Kamis (17/6/2021) ihwal pelaporan dugaan pelanggaran HAM dalam proses Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dirinya turut dipertanyakan terkait isu taliban. Menurut dia, isu taliban telah terdengar di lembaga antirasuah semenjak proses seleksi Pimpinan KPK 2019-2024.

"Komnas HAM salah satunya mempertanyakan itu bagaimana tentang isu taliban dan saya sampaikan sejak kami seleksi pimpinan sampai masuk, memang isu itu terngiang di telinga kami," ujar Ghufron di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/6/2021) sore. Baca juga: Pimpinan KPK Akhirnya Penuhi Panggilan Komnas HAM, Nurul Ghufron: Kami Bukan Mangkir

Terkait isu taliban yang terdengar di lingkungan KPK, Ghufron mengaku telah memaparkannya kepada pihak Komnas HAM. Akan tetapi, menurut dia, tak ada data lengkap yang menyebutkan siapa saja nama orang-orang yang terkait hal tersebut.

"Saya sampaikan kami mendengarnya, tetapi ya kita tidak memiliki data langsung siapa-siapa itu," kata Ghufron.

Ghufron juga membantah jika ada tundingan yang mengatakan bahwa TWK dibuat untuk menyasar beberapa pegawai. Dia memastikan proses TWK berjalan dengan amat objektif. Baca juga: Penuhi Panggilan Komnas HAM, Pimpinan KPK Hanya Diwakili Nurul Ghufron

"Sepanjang sepengetahuan saya semuanya berjalan secara objektif, bahkan sampai kepada perjuangan KPK untuk kemudian memperjuangan dari 75 dan akhirnya menjadi 51, itu juga semuanya berbasis indikator kriteria, tidak berbasis nama-nama. Kalau target berarti kan berdasarkan nama-nama," ucapnya berdalih.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Rekomendasi
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Berita Terkini
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved