PDIP Punya 128 Kursi di DPR, Megawati Dinilai Layak Nyapres di 2024
Senin, 14 Juni 2021 - 14:06 WIB
loading...
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDiP) Megawati Soekarnoputri. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dinilai layak untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Penilaian itu disampaikan Direktur Pro Mega Centre Mochtar Mohamad. "Dengan modal politik 128 kursi di DPR, Megawati sudah memegang tiket syarat pencalonan sehingga tinggal menentukan siapa calon wakil presiden (cawapres) yang bisa menambah suara signifikan atau memperbesar dukungan," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (14/6/2021).
Bahkan, Mochtar menyebut ada beberapa nama dari internal PDIP dan partai koalisi yang dianggap berpeluang menjadi cawapres pendamping Megawati.
Dari PDI Perjuangan, Mochtar menyebut Ganjar Pranowo. Dari tokoh partai koalisi antara lain Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Saikhu, politikus Partai Nasdem Rahmat Gobel.
Kemudian Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Manoarfa.
Penilaian itu disampaikan Direktur Pro Mega Centre Mochtar Mohamad. "Dengan modal politik 128 kursi di DPR, Megawati sudah memegang tiket syarat pencalonan sehingga tinggal menentukan siapa calon wakil presiden (cawapres) yang bisa menambah suara signifikan atau memperbesar dukungan," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (14/6/2021).
Bahkan, Mochtar menyebut ada beberapa nama dari internal PDIP dan partai koalisi yang dianggap berpeluang menjadi cawapres pendamping Megawati.
Dari PDI Perjuangan, Mochtar menyebut Ganjar Pranowo. Dari tokoh partai koalisi antara lain Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Saikhu, politikus Partai Nasdem Rahmat Gobel.
Kemudian Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Manoarfa.
Lihat Juga :