Akhiri Polemik TWK, Komisi III DPR Kawal KPK Agar Kerja Maksimal

loading...
Akhiri Polemik TWK, Komisi III DPR Kawal KPK Agar Kerja Maksimal
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburrokhman, meminta semua pihak untuk mengakhiri polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) di KPK. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburrokhman, meminta semua pihak untuk mengakhiri polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Polemik TWK, Langkah Komnas HAM Panggil Firli Bahuri Dipertanyakan

Alih-alih berprasangka buruk terhadap kebijakan TWK, Habiburokhman memilih terus mengawal KPK agar tetap maksimal dalam menjalankan tugas pemberantasan korupsi agar lebih baik.

Baca juga: TWK Pegawai KPK, Menkumham: Daripada Ribut, Diuji Saja di Pengadilan



"Kami memilih untuk tidak berasumsi hanya berdasar prasangka, lebih baik kita kawal dan doakan agar KPK tetap maksimal seperti setahun belakangan ini dimana pencegahan, edukasi dan penindakan bisa berjalan dengan baik," kata Habiburokhman, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Polemik TWK, Pakar Hukum Ingatkan Komnas HAM Tak Fitnah Pimpinan KPK

Habiburokhman meminta semua pihak, tak menggunakan asumsi dalam mencermati perkembangan di KPK. Karena, baik pimpinan maupun 75 pegawai yang tak lolos TWK sama-sama aset bangsa yang memiliki integritas.

Lebih lanjut politikus Gerindra itu berharap, nasib pegawai KPK yang tidak lolos TWK dapat diselesaikan. Ia menilai, jika pihak-pihak yang terlibat dapat duduk bersama, masih ada peluang merumuskan solusi menyelamatkan 75 orang pegawai tanpa mendiskreditkan pimpinan KPK.

"Soal nasib 75 karyawan KPK kami harapkan belumlah final. Jika pihak terkait bisa duduk bersama, kita masih berpeluang merumuskan solusi konkret bagaimana menyelamatkan 75 orang tanpa perlu mendiskreditkan pimpinan KPK," ucapnya.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top