Wapres Minta Spirit Alquran Jadi Pedoman Hadapi Permasalahan Kemanusiaan
Selasa, 01 Juni 2021 - 11:07 WIB
loading...
Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin meminta semangat (spirit) Alquran dijadikan pedoman untuk menghadapi permasalahan kemanusiaan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin meminta semangat (spirit) Alquran dijadikan pedoman untuk menghadapi permasalahan kemanusiaan seperti pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), kemiskinan, kekerasan, wabah penyakit, dan bencana lingkungan.
Hal itu diungkapkannya pada acara Seminar Internasional tentang Alquran dalam rangka Milad ke-50 Tahun Institut Perguruan Tinggi ilmu Al Qur’an (PTIQ) Jakarta melalui konferensi video di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Baca juga: Anggaran Alutsista Disoal, Pengamat: Kita Negara Besar Pantas Miliki Militer yang Tangguh
Kiai Ma’ruf menyampaikan, khususnya di Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, dalam menghadapi permasalahan kemanusiaan tersebut harus juga membawa semangat (spirit) Alquran dimana Alquran merupakan pedoman hidup serta inspirasi, rujukan, dan arah bagi umat manusia dalam merespon perubahan zaman serta permasalahannya yang dinamis. Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Jokowi: Perkokoh Nilai Pancasila dalam Bernegara
“Demikian pula bagi Indonesia, kita semua harus bahu-membahu melakukan upaya-upaya untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut di atas. Wabil khusus bagi umat Islam Indonesia, upaya-upaya ini diharapkan semakin kuat dengan adanya legitimasi dan spirit Alquran, yang notabene dan semestinya menjadi pedoman hidup bagi mayoritas bangsa Indonesia,” ungkap Kiai Ma’ruf.
Pada kesempatan tersebut, Kiai Ma’ruf pun memaparkan beberapa permasalahan kontemporer yang dihadapi pada kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa seluruh persoalan yang dihadapi telah ada pedoman dan solusinya di dalam Alquran.
Hal itu diungkapkannya pada acara Seminar Internasional tentang Alquran dalam rangka Milad ke-50 Tahun Institut Perguruan Tinggi ilmu Al Qur’an (PTIQ) Jakarta melalui konferensi video di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Baca juga: Anggaran Alutsista Disoal, Pengamat: Kita Negara Besar Pantas Miliki Militer yang Tangguh
Kiai Ma’ruf menyampaikan, khususnya di Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, dalam menghadapi permasalahan kemanusiaan tersebut harus juga membawa semangat (spirit) Alquran dimana Alquran merupakan pedoman hidup serta inspirasi, rujukan, dan arah bagi umat manusia dalam merespon perubahan zaman serta permasalahannya yang dinamis. Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Jokowi: Perkokoh Nilai Pancasila dalam Bernegara
“Demikian pula bagi Indonesia, kita semua harus bahu-membahu melakukan upaya-upaya untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut di atas. Wabil khusus bagi umat Islam Indonesia, upaya-upaya ini diharapkan semakin kuat dengan adanya legitimasi dan spirit Alquran, yang notabene dan semestinya menjadi pedoman hidup bagi mayoritas bangsa Indonesia,” ungkap Kiai Ma’ruf.
Pada kesempatan tersebut, Kiai Ma’ruf pun memaparkan beberapa permasalahan kontemporer yang dihadapi pada kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa seluruh persoalan yang dihadapi telah ada pedoman dan solusinya di dalam Alquran.
Lihat Juga :