Kampus Benteng Pancasila

Senin, 31 Mei 2021 - 05:39 WIB
loading...
A A A
Standar minimal ini penting dilakukan untuk mewujudkan kehidupan kampus yang harmonis, toleransi dan saling menghargai setiap perbedaan yang ada. Implementasi Kampus benteng Pancasila ini perlu diterjemahkan dalam cetak biru (blue print) kebijakan di kampus mulai dari bidang akademik, bidang tata kelola, dan bidang sosial.
Dalam bidang ademik dalam konteks kampus benteng Pancasila, misalnya antara lain perlunya pendirian Pusat-Pusat Studi Pancasila yang tujuannya agar Pancasila sebagai nilai filosofis dan ideologi terbuka dapat dikaji dalam berbagai perspektif, baik teori sosial, sejarah, politik dan hukum dan mampu untuk diperhadapkan dengan ideologi-ideologi dunia lainnya, sehingga Pancasila kelak mampu diterjemahkan dalam ideologi kerja praksis bagi generasi milineal sesuai tantangan zamannya. Kajian tentang Pancasila perlu berbasis riset di kampus dengan melibat berbagai disiplin keilmuan dengan publikasi hasil kajian secara daring baik berupa jurnal, poster, liflet, hingga buku secara berkala agar mahasiswa terbiasa menjadikan Pancasila sebagai objek wacana akademik yang dinamis.
Demikian pula dalam konteks pengajaran perlu dikembangkan model-model pembelajaran dan kurikulum Pancasila yang inovatif dengan memanfaat teknologi informasi berbasis genre budaya popular dan yang “gaul” agar mahasiswa tak mengalami kebosanan akut dalam pembelajaran Pancasila dan mampu memahami Pancasila secara alamih.
Lebih baik lagi, jika model pembelajaran Pancasila selalu dikaitkan dengan konteks pengamalan praktis dalam kehidupan sehari-hari dan mahasiswa sebagai subjek dalam pembelajaran sehingga mampu mengasah pikiran kritis dan tenaganya untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial, budaya, ekonomi, politik dan hukum menurut pandangan mereka berbasis asas pengetahuan dan nalar Pancasila.

Tata Kelola Kampus Pancasila

Dalam bidang tata kelola kampus berbasis benteng Pancasila maka perlu didorong lahirnya kepemimpinan kampus yang demokratis, akuntabel dan berintegritas. Karena dalam mewujudkan atmosfir Pancasila dalam setiap denyut nadi kegiatan kampus, sudah barangpasti kepemipinan kampus mulai Rektor hingga Kaprodi sangat menentukan maju mundurnya kampus dalam kompetisi global.
Saat ini kebutuhan kampus memang diharapkan berprestasi dan bereputasi internasional dengan karya-karya akademik yang dipublikasikan secara global berbasis pengindeks bereputasi internasional, terakreditas unggul, terakreditasi dari lembaga-lembaga akreditasi internasional, sehingga kampus-kampus Indonesia dapat masuk rumpun kampus bergengsi di dunia, namun di balik target-target internasionalisasi tersebut, agar tidak lupa membumikan prinsip-prinsip pencapainnya berbasis nilai-nilai filosofis Pancasila.
Dapat dimulai dengan suksesi kepepimpinan kampus mulai pejabat kampus pemilihan Rektor, Dekan hingga Kaprodi berdasar musyawarah-mufakat, sehingga kampus terhindar dari intrik-intrik politik tak sehat dalam persaingan meraih jabatan-jabatan politik strategis di kampus. Kemudian dalam merencanakan program, target, pencapaian dan kinerja kampus perlu melibatkan semau penghuni rumah besar kampus dengan prinsip musyarawah, bergotong royong dan berdikari sebagai manifestasi nilai-nilai luhur Pancasila.

Kampus Merakyat

Selain itu perlu menumbuhkan spirit, bahwa kampus sebagai pusat perubahan dan kampus yang merakyat, sehingga kampus mampu berpihak dan melayani kepada mahasiswa tanpa diskriminasi: kaya maupun miskin, sebagai manifestasi prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia agar dapat memperoleh akses pengajaran dan pendidikan yang layak dan berkualitas. Karena dalam prinsip hak asasi manusia (HAM) hanya dengan mendapatkan pendidikan yang layak-lah setiap warga negara akan dapat memperoleh penghidupan yang layak dan mampu mewujudkan hak sosial, politik dan ekonomi.
Oleh karena itu, pelaksanaan gagagan kampus benteng Pancasila tidak mungkin terwujud tanpa lingkungan belajar di kampus yang efektif dan saling mendukung serta bergotong royong dalam mewujudkannya mulai dari pimpinan perguraun tinggi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna dan pemerintah.@
(war)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peringatan Hari Pancasila,...
Peringatan Hari Pancasila, Momen Tinggalkan Politik Identitas
Kelahiran Pancasila...
Kelahiran Pancasila sebagai Falsafah Negara, Dalam Membentuk Kepribadian Bangsa dan Rakyat Indonesia
Refly Harun Bakal Kembalikan...
Refly Harun Bakal Kembalikan Hari Pancasila ke 18 Agustus bila Jadi Presiden
Menolak Lupa Pancasila,...
Menolak Lupa Pancasila, Saksikan Selengkapnya di iNews Siang Selasa Pukul 11.00 WIB
Pancasila dan Islam...
Pancasila dan Islam Sejalan, Gus AMI : Harus Kembali Jadi Muatan Wajib di Sekolah
Mengenal Sejarah Hari...
Mengenal Sejarah Hari Lahir Pancasila yang Diperingati Setiap 1 Juni
Peringati Hari Lahir...
Peringati Hari Lahir Pancasila, Kodim Jakut Gandeng Sekolah Binaan BPIP
Peringati Hari Lahir...
Peringati Hari Lahir Pancasila, Unilever Indonesia Perkuat Komitmen Kesetaraan
Rekomendasi
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Berita Terkini
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved