Refly Harun Bakal Kembalikan Hari Pancasila ke 18 Agustus bila Jadi Presiden

Selasa, 01 Juni 2021 - 15:22 WIB
Refly Harun Bakal Kembalikan Hari Pancasila ke 18 Agustus bila Jadi Presiden
Menurut Refly Harun, Pancasila bukanlah produk tunggal Soekarno melainkan hasil sinkretisme pemikiran para founding father Indonesia. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Hari ini, 1 Juni 2021 diperingati sebagai hari kelahiran ideologi negara, Pancasila . Tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016.

Meskipun demikian, polemik seputar sejarah kelahiran dan pencetus Pancasila belum selesai. Pendapat mayoritas para akademisi, ahli sejarah, dan hukum sampai terbelah menjadi dua. Selain 1 Juni, sebagian masyarakat lebih sepakat bahwa sebenarnya Pancasila lahir pada 18 Agustus 1945 ketika UUD 1945 ditetapkan sebabagi konstitusi Indonesia.

Baca juga: Jaksa Banding, Refly Harun: Terlihat Bernafsu Mengandangkan Habib Rizieq

Salah satu pendukung pendapat ini adalah Refly Harun. Menurut dia, seharusnya hari lahir Pancasila itu 18 Agustus. Sebab pada tanggal itulah secara formal Pancasila disepakati dalam sidang PPKI, sehari setelah proklamasi kemerdekaan.



”Saya sih tetap berangggapan bahwa hari lahirnya Pancasila itu 18 Agustus 1945 karena 1 Juni itu baru pidato Bung Karno,” kata Refly dalam video youtube berjudul LIVE! UAH VS KUNTHADI, BAIKNYA DIAPAKAN?, Selasa (1/6/2021) siang.

Lebih dari itu, menurut Refly tidak tepat bila Pancasila dikaitkan dengan faktor tunggal Bung Karno. Memang, dalam pidato tanggal 1 Juni 1945 tersebut Soekarno menggunakan istilah Pancasila. Namun, masih diragukan apakah itu berasal dari Soekarno sendiri.

”Kata Pancasila yang dia sebutkan itu katanya menurut saran dari seorang ahli bahasa. Tapi ini kan urusannya politik,” ujar alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Baca juga: Refly Harun Berharap Muncul Duet Rizal Ramli-Gatot Nurmantyo

Refly mengatakan yang menginginkan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila lebih karena dianggap identik dengan Soekarno. Padahal, Pancasila adalah konsep sinkretisme para pendiri bangsa dalam pergumulan perjuangan mereka. Sehingga, tidak bisa Pancasila dijadikan produk individual seolah-olah karya satu orang.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1732 seconds (10.101#12.26)