Rizal Ramli: Ubah Demokrasi Kriminal Menjadi Demokrasi Bersih dan Amanah
Jum'at, 28 Mei 2021 - 21:14 WIB
loading...
Rizal Ramli. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tokoh nasional Rizal Ramli mengatakanKebangkitan Nasional harus menjadi momentum untuk mengubah demokrasi kriminal menjadi demokrasi yang bersih dan amanah. Hal itu disampaikan Rizal saat menyampaikan orasi kebangsaan dalam acara '113 Tahun Kebangkitan Nasional Kebangkitan Seluruh Rakyat Indonesia: Jalan Keadilan dan Kemakmuran' di Gedung Joang, Menteng Raya 31, Jakarta Pusat.
Rizal Ramli yakin, dengan mengubah demokrasi kriminal menjadi demokrasi yang bersih, demokrasi akan bekerja untuk keadilan dan kemakmuran rakyat. Bukan hanya menjadi pesuruh oligarki, elite, dan dinasti kekuasaan politik dan ekonomi.
"Hanya dengan jalan perjuangan itu, demokrasi bisa bermanfaat untuk memberikan keadilan, kemakmuran dan kejayaan untuk seluruh bangsa Indonesia," tegas aktivis mahasiswa era 77/78 itu, Jumat (28/52/2021).
Baca juga: Refly Harun Berharap Muncul Duet Rizal Ramli-Gatot Nurmantyo
Soal adanya pertanyaan tentang peluang Indonesia keluar dari krisis multidimensi, tokoh yang pernah mendekam di Lapas Sukamiskin saat memperjuangkan demokrasi di era pemerintahan Soeharto tersebut menyatakan optimistis. Bahkan, kata dia, peluang itu sangat terbuka lebar.
Rizal Ramli yakin, dengan mengubah demokrasi kriminal menjadi demokrasi yang bersih, demokrasi akan bekerja untuk keadilan dan kemakmuran rakyat. Bukan hanya menjadi pesuruh oligarki, elite, dan dinasti kekuasaan politik dan ekonomi.
"Hanya dengan jalan perjuangan itu, demokrasi bisa bermanfaat untuk memberikan keadilan, kemakmuran dan kejayaan untuk seluruh bangsa Indonesia," tegas aktivis mahasiswa era 77/78 itu, Jumat (28/52/2021).
Baca juga: Refly Harun Berharap Muncul Duet Rizal Ramli-Gatot Nurmantyo
Soal adanya pertanyaan tentang peluang Indonesia keluar dari krisis multidimensi, tokoh yang pernah mendekam di Lapas Sukamiskin saat memperjuangkan demokrasi di era pemerintahan Soeharto tersebut menyatakan optimistis. Bahkan, kata dia, peluang itu sangat terbuka lebar.
Lihat Juga :