alexametrics

Pemerintah Sebut 239.740 Spesimen Corona Telah Diperiksa

loading...
Pemerintah Sebut 239.740 Spesimen Corona Telah Diperiksa
Juru bicara pemerintah percepatan penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengungkapkan pemerintah sudah melakukan pemeriksaan terhadap 239.740 spesimen Corona. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Juru bicara pemerintah untuk percepatan penanganan Covid-19 atau virus Corona, Achmad Yurianto, mengungkapkan pemerintah sudah melakukan pemeriksaan terhadap 239.740 spesimen Covid-19 hingga Sabtu (23/5/2020). Jumlah itu meningkat 10.406 dibandingkan pemeriksaan kemarin.

"Spesimen akumulatif yang kita periksa hingga hari ini sebanyak 239.740 spesimen," kata Yuri dalam konferensi persnya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

(Baca juga: 949 Kasus Baru, Total Positif Corona di Indonesia Capai 21.745 Orang)



Penambahan pemeriksaan specimen itu diambil dari 7.066 orang yang menjadi diperiksa melalui tes polymerase chain reaction (PCR). Dengan demikian, total 176.035 orang yang sudah diambil sebagai spesimen dan diperiksa. Tes itu dilaksanakan di 273 laboratorium.

(Baca juga: Sambut Idul Fitri 1441 H, Jokowi-KH. Ma’ruf Amin Ikuti Takbir Virtual Kemenag)

Sebagai informasi, seseorang yang diambil spesimennya bisa lebih dari satu kali. Berdasarkan hasil uji spesimen itu, pemerintah akhirnya mengonfirmasi terjadi penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 949 orang. Dengan demikian, hingga hari ini ada 21.745 orang yang dinyatakan positif corona.

"Kasus positif bertambah 949 orang sehingga total kasus positif Covid-19 hingga hari ini menjadi 21.745 orang," terang Yuri.

Selain itu, Yuri juga mengatakan terjadi penambahan pada pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 192 orang. Jumlah itu mendongkrak total pasien yang sembuh dari Covid-19 menjadi 5.249 orang.m"Pasien sembuh bertambah dengan 192 sehingga totalnya 5.249 orang," imbuhnya.

Kendati demikian, angka kematian akibat virus corona juga kembali bertambah. Berdasarkan data yang diumumkan, pasien meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah 25 orang selama 24 jam terakhir. Yuri menyampaikan seluruh kasus tersebut menyebar di 399 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Dengan peningkatan itu, lanjut Yuri, total jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 akumulatif sebanyak 1.351 orang. "Kasus meninggal dunia bertambah 25 orang, sehingga totalnya 1.351 orang," jelas Yuri.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak