Pengacara Jelaskan Beda Kasus Jumhur dengan Kasus Jerinx

Kamis, 27 Mei 2021 - 17:04 WIB
loading...
A A A
"Jadi, harus dibuktikan di dalam persidangan ini, buktinya adalah saksi. Ada nggak saksi yang mengatakan bahwa saya berbuat onar karena postingan Pak Jumhur, itu maksudnya," tuturnya.

Sejauh ini, kata dia, JPU tak bisa menghadirkan saksi mahkota dalam kasus yang menjerat kliennya itu, seperti pelajar yang ditangkap dan diamankan saat ikut demo Omnibus Law UU Ciptaker. Sejauh pemahamannya, pelajar yang dipidana itu pun tak memiliki Twitter dan mereka ikut berdemo berdasarkan informasi dari Instagram, yang berbanding jauh dengan fakta kalau kliennya hanya memiliki Twitter dan tak memiliki Instagram.

Baca juga: Di Masa Soeharto Dijenguk Probosutedjo, Jumhur Hidayat Kini Ditinggalkan Fadjroel

Selain itu, tambahnya, ukuran rasa kebencian sebagaimana dituduhkan pada Jumhur itu berbeda-beda tiap individu, tak seperti rasa minuman bisa diukur dengan manis, asam, atau asin. Adapun rasa kebencian dalam konteks Jumhur harus dibuktikan melalui korbannya sebagaimana dikonstruksikan Jaksa, bahwa korbannya merupakan pengusaha.

"Sementara saksi kemarin dari APINDO, lalu kami juga hadirkan dari HIPMI mengatakan its okay, enggak tersinggung dengan pernyataan pengusaha rakus, enggak ada masalah. Sebagaimana ahli pidana yang mencontohkan kasus Jerinx (I Gede Ari Astina), Jerinx menyebut IDI langsung Ikatan Dokter Indonesia antek WHO atau apalah. Nah orang-orang dari IDI ini dihadirkan, tersinggung enggak? Iya saya marah, saya kesel, terbukti jelas kan," katanya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelakar Prabowo ke Jumhur...
Kelakar Prabowo ke Jumhur saat Resmikan Museum Marsinah: Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri
Menteri LH Jumhur Tegaskan...
Menteri LH Jumhur Tegaskan Komitmen Atasi Pengelolaan Sampah
75% TPA di Riau Masih...
75% TPA di Riau Masih Gunakan Sistem Open Dumping Sampah, Jumhur Dorong Percepatan Teknologi RDF dan Methane Capture
May Day dan Strategi...
May Day dan Strategi Politik di Balik Penunjukan Jumhur Hidayat
Dari Aktivis ke Menteri,...
Dari Aktivis ke Menteri, Jumhur Hidayat Disebut Punya Daya Juang Tinggi
Jumhur Hidayat Jadi...
Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Syahganda Nainggolan: Dia Akan Bertarung Lawan Oligarki
Penanaman 1.000 Pohon...
Penanaman 1.000 Pohon di Cipanas, Jumhur: Kesejahteraan dan Perlindungan Lingkungan Harus Seimbang
TPST Bantargebang Hanya...
TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu Mulai 1 Agustus, Pramono Bakal Ajak Jumhur Duduk Bareng
Jejak Pendidikan Jumhur...
Jejak Pendidikan Jumhur Hidayat yang Resmi Dilantik Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Rekomendasi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved