Waspadai Lonjakan Covid-19
Senin, 17 Mei 2021 - 05:32 WIB
loading...
Waspadai Lonjakan Covid-19
A
A
A
Euforia merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 H sepertinya tidak terhalang pandemi Covid-19. Meski masih di tengah keterbatasan dalam upaya menghindari penyebaran virus korona, antusiasme masyarakat mengisi liburan Lebaran tetap tinggi.
Saat melakukan rangkaian ibadah salat Idulfitri yang diikuti silaturahmi warga pun begitu antusias, saling bermaaf-maafan meski agak canggung karena menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga jarak. Namun, tak sedikit pula yang kontak fisik bersalaman seperti biasa.
Melihat pemandangan seperti itu, ada perasaan campur aduk di dalam diri. Satu sisi senang karena bisa bersilaturahmi dengan tetangga dan warga lainnya, namun di sisi lain ada kekhawatiran demikian tinggi karena menyadari bahwa Covid-19 masih ada di sekitar kita. Bahkan, di lingkungan terdekat kita, anggota keluarga.
Apresiasi tinggi pantas diberikan kepada mereka yang dengan sabar bisa menahan diri untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini. Namun, kepada mereka yang terpaksa maupun memaksa mudik, hendaknya juga kita memakluminya.
Bukan berarti mereka tidak ingin mengikuti aturan pemerintah. Namun aktivitas mudik yang sudah menjadi budaya di masyarakat, telah mendorong orang melakukan berbagai cara agar bisa sampai ke kampung halaman. Tujuannya satu, berkumpul dengan keluarga.
Saat melakukan rangkaian ibadah salat Idulfitri yang diikuti silaturahmi warga pun begitu antusias, saling bermaaf-maafan meski agak canggung karena menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga jarak. Namun, tak sedikit pula yang kontak fisik bersalaman seperti biasa.
Melihat pemandangan seperti itu, ada perasaan campur aduk di dalam diri. Satu sisi senang karena bisa bersilaturahmi dengan tetangga dan warga lainnya, namun di sisi lain ada kekhawatiran demikian tinggi karena menyadari bahwa Covid-19 masih ada di sekitar kita. Bahkan, di lingkungan terdekat kita, anggota keluarga.
Apresiasi tinggi pantas diberikan kepada mereka yang dengan sabar bisa menahan diri untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini. Namun, kepada mereka yang terpaksa maupun memaksa mudik, hendaknya juga kita memakluminya.
Bukan berarti mereka tidak ingin mengikuti aturan pemerintah. Namun aktivitas mudik yang sudah menjadi budaya di masyarakat, telah mendorong orang melakukan berbagai cara agar bisa sampai ke kampung halaman. Tujuannya satu, berkumpul dengan keluarga.
Lihat Juga :