Slank Di-Bully Warganet Gara-gara Diam saat KPK Sekarat

Kamis, 13 Mei 2021 - 16:29 WIB
loading...
Slank Di-Bully Warganet...
Tagar #SlankPenipu telah dicuit lebih dari 5.500 kali di twitter. Foto/tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Grup band Slank ramai dicemooh para penghuni jagat maya alias warganet. Di twitter, tagar #SlankPenipu menjadi trending topic . Hingga sore ini sudah lebih dari 5.500 cuitan menyertakan tagar tersebut.

Pemicunya adalah sikap Slank yang dinilai berstandar ganda terhadap isu pemberangusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Seperti diketahui, masyarakat semakin meyakini tengara bahwa KPK sedang ”dibunuh” secara perlahan.

Hal ini sudah direncanakan berkali-kali sejak masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Di masa Presiden Jokowi isu soal rencana pembunuhan terhadap eksistensi KPK kembali mencuat. Melalui UU KPK yang baru (UU Nomor 19/2019), sejumlah kewenangan KPK dilucuti.

Baca juga: Unggah Pernyataan Lama Jokowi Perangi Korupsi dan Perkuat KPK, Ernest Prakasa: Pak, Gemes Deh

Puncaknya ketika 75 pegawai KPK bakal dipecat dengan dalih tidak lolos uji wawasan kebangsaan untuk menjadi PNS, sebagaimana diatur di UU yang baru.

Berbeda dengan ketika masa pemerintahan SBY, Slank yang saat itu vokal membela KPK sekarang melempem. Banyak yang kecewa dengan sikap Slank.

Baca juga: Novel Baswedan Dinonaktifkan dari KPK, Tagar #BeraniJujurPecat! Trending

”...Bagi yg bingung #SlankPenipu jadi trending yakni karna dulu mereka lantang bela KPK saat disenggol penguasa (era SBY). Tapi kini ketika rezim @jokowi berkuasa (yg didukung Slank) bikin KPK sekarat eh Slank malah membela penguasa,” cuit akun @kafiradikalis

”tong kosong nyaring bunyinya…#SlankPenipu. PayahPayahPayah,” cuit akun @Lukmanmh

”Dulu makan gk makan asal ngumpul. Sekarang yg penting makan. #SlankPenipu,” tulis akun @swandiafc.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: Laga Tak Seimbang di Piala Dunia 2026
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Berita Terkini
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved