Ramai Soal Bipang, Fraksi PKS Harap Jokowi Lebih Berhati-hati

Senin, 10 Mei 2021 - 18:46 WIB
loading...
Ramai Soal Bipang, Fraksi...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membuat heboh dunia maya setelah video promosi kuliner khas suatu daerah menjadi viral di media sosial (medsos). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membuat heboh dunia maya setelah video promosi kuliner khas suatu daerah viral di media sosial (medsos). Dalam video itu Jokowi menyebut bipang ambawang asal Kalimantan sebagai salah satunya.

Baca juga: Sindiran Abdul Mu’ti tentang Jipang-Bipang dan Permintaan Maaf

Sementara Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi meminta maaf dan menyebutnya sebagai kesalahpahaman. Dikatakannya, tidak ada maksud apapun terkait video viral ini.

Merespons hal ini, Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sukamta menghargai permintaan maaf dari Mendag M Lutfi terkait dengan polemik Bipang Ambawang yang disebut oleh Presiden Jokowi dalam promosi oleh-oleh di beragam daerah dalam momen Idul Fitri.

Baca juga: Arief Poyuono Sebut Ketimbang Ribut Bipang, Lebih Baik Soroti Mafia Alutsista

"Di Solo juga ada bipang, tapi bipang itu makanan beras yang dikeringkan lalu disiram gula. Soal pernyataan Jokowi, saya lihat kemarin, Mendag sudah meluruskan dan meminta maaf mengenai polemik Bipang Ambawang, ya kami hargai permintaan maaf itu," kata Sukamta kepada wartawan, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Fadjroel Rachman Bela Jokowi Soal Bipang Ambawang, Tifatul: Gak Usah Berkelit

Namun, Anggota Komisi I DPR ini menyebut, Jokowi sudah beberapa kali melakukan kesalahan dalam pernyataannya di hadapan publik, ada baiknya Jokowi lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataannya di hadapan publik.

"Tapi, ini bukan kali pertama pak Jokowi melakukan kesalahan dalam membuat pernyataan, pak Jokowi harus lebih berhati-hati ke depannya," ujarnya.

Legislator asal Yogyakarta ini juga berharap agar insiden Jokowi membuat kesalahan dalam membuat pernyataan tidak terulang kembali di masa mendatang. Ini juga menjadi tugas bagi para pembantunya untuk lebih berhati-hati.

"Semoga tidak terjadi kembali," harap Sukamta.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Mantan Presiden...
Tak Hanya Mantan Presiden dan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol hingga Eks Menlu
Polemik Utang Kereta...
Polemik Utang Kereta Cepat Whoosh, Jokowi Ungkap Keuntungan Sosial
Masa Depan Hospitality...
Masa Depan Hospitality Indonesia: Dari Ruang Kelas ke Dunia Nyata
Prabowo Beberkan Pencapaian...
Prabowo Beberkan Pencapaian Presiden Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi di Sidang Tahunan MPR
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Roy Suryo Keluarkan Tantangan Gantung di Monas
Besok, Sidang Perdana...
Besok, Sidang Perdana Gugatan Jokowi Digelar Terbuka
Ethnica Bogor: Hidden...
Ethnica Bogor: Hidden Gem Baru untuk Comfort Food dan Quality Time
Ketum Gerakan Dapur...
Ketum Gerakan Dapur Indonesia Kembangkan Kuliner Tanah Air di China
Nikmatnya Spesial Soto...
Nikmatnya Spesial Soto Boyolali Hj. Hesti, Kuliner Mudik yang Jadi Simbol Kebersamaan Keluarga
Rekomendasi
Bek Arab Saudi Abdulelah...
Bek Arab Saudi Abdulelah al-Amri Koyak Gawang Uruguay di Babak Pertama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Belgia vs Mesir Imbang...
Belgia vs Mesir Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026, Mo Salah Moncer
Berita Terkini
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved