Pertanyakan Materi Tes Pegawai KPK, Busyro Muqoddas: Ada Pengaruh Luar?

Minggu, 09 Mei 2021 - 18:34 WIB
loading...
Pertanyakan Materi Tes...
Busyro Muqoddas menyayangkan munculnya pertanyaan yang dinilai melecehkan dalam materi tes wawasan kebangsaan. Foto/muhammadiyah.or.id
A A A
JAKARTA - Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas menilai tes Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK untuk alih status menjadi ASN adalah kebijakan yang janggal.

"TWK beberapa yang janggal satu, tentang wawasan kebangsaan yang materi tesnya tadi sudah disebutkan dan itu dilakukan oleh lembaga negara yang banyak lembaga negara intelijen, TNI AD, BNPT. Pertanyaaannya, apakah itu merupakan kebijakan ketua KPK dan empat pimpinan KPK yang lain? Atau ada pengaruh-pengaruh dari luar?" ungkap Ketua PP Muhammadiyah itu dalam diskusi virtual yang ditayangkan melalui akun YouTube JIB Post, Minggu (9/5/2021).

Baca juga: Busyro Muqoddas: KPK Tempat Kumpul Muslim, Kristen, Hindu dan Budha yang Saleh

Busyro menyayangkan munculnya pertanyaan yang dinilai melecehkan dalam materi tes wawasan kebangsaan. Salah satu contohnya pertanyaannya soal kesiapan menjadi istri kedua hingga melepas hijab.

"Sehingga, tes wawasan kebangsaan itu materinya justru melecehkan, bertentangan dengan nilai-nilai filosofis kebangsaan yang konsepnya amat luhur di dalam empat paragraf pembukaan UUD 1945, justru dilakukan oleh lembaga negara yang tidak memiliki tradisi , tidak memiliki kompetensi untuk wawasan kebangsaan," bebernya.

Baca juga: Bela 75 Pegawai KPK, Busyro Muqoddas: Isu Radikalisme dan Taliban Mainan Imperium Buzzer

Lebih lanjut, Busyro Muqoddas juga mempermasalahkan lembaga-lembaga yang turut andil dalam pembuatan hingga pewawancara tes wawasan kebangsaan. Ia menganggap lembaga tersebut tidak ada sama sekali kaitannya dengan wawasan kebangsaan.

"Kalau misalnya itu oleh Lemhannas oke, misalnya kemarin Lemhannas dilibatkan, itu oke, lembaga negara, seharusnya kampus dan lembaga asesmen psikologi yang profesional itu dilibatkan, ini tidak," ucap Busyro.

"Sehingga, dari sudut itu saja, buka materi tesnya, tapi lembaga yang menangani seleksi wawasan kebangsaan ini, lembaga yang dipertanyakan kompetensinya, komitmennya, keterbukaannya. Itu terukur sekali," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Rekomendasi
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved