Roy Suryo Ajak Sudahi Polemik Bipang: Ini Bulan Baik, Presiden Juga Manusia
Minggu, 09 Mei 2021 - 13:18 WIB
loading...
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo ikut menyoroti tentang polemik makanan babi panggang (bipang) ambawang yang belakangan ini viral di media sosial.
Makanan khas Kalimantan, bipang menjadi perbincangan luas setelah video pernyataan Presiden Joko Widodo yang mempromosikan kuliner khas daerah untuk oleh-oleh mudik yang bisa dipesan secara online menjadi viral.
Roy meminta agar polemik ini disudahi. Apalagi saat ini sedang bulan Ramadhan. Roy juga mengajak untuk memaafkan presiden karena hanya membaca teks yang sudah disiapkan.
Meski demikian, pria yang dikenal sebagai pakar telematika ini meminta agar peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi tim Istana.
"Viral statemen Pidato (yang diunggah resmi Akun KemenDag 05/05/21) ini karena ada jelas kata 'Bipang (babi panggang) Ambawang'. Sudahlah, ini bulan baik, Maafkan saja Presiden yg juga manusia biasa karena hanya membaca teks yang sudah disiapkan.Tapi ini harus jadi Evaluasi Tim Istana," kata Roy seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @KRMTRoySuryo2, Sabtu 8 Mei 2021.Baca juga: Ali Mochtar Ngabalin: Apa yang Salah dari Pernyataan Jokowi Soal Bipang?
Makanan khas Kalimantan, bipang menjadi perbincangan luas setelah video pernyataan Presiden Joko Widodo yang mempromosikan kuliner khas daerah untuk oleh-oleh mudik yang bisa dipesan secara online menjadi viral.
Roy meminta agar polemik ini disudahi. Apalagi saat ini sedang bulan Ramadhan. Roy juga mengajak untuk memaafkan presiden karena hanya membaca teks yang sudah disiapkan.
Meski demikian, pria yang dikenal sebagai pakar telematika ini meminta agar peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi tim Istana.
"Viral statemen Pidato (yang diunggah resmi Akun KemenDag 05/05/21) ini karena ada jelas kata 'Bipang (babi panggang) Ambawang'. Sudahlah, ini bulan baik, Maafkan saja Presiden yg juga manusia biasa karena hanya membaca teks yang sudah disiapkan.Tapi ini harus jadi Evaluasi Tim Istana," kata Roy seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @KRMTRoySuryo2, Sabtu 8 Mei 2021.Baca juga: Ali Mochtar Ngabalin: Apa yang Salah dari Pernyataan Jokowi Soal Bipang?
Lihat Juga :