Di Balik Pertemuan AHY dan Anies, Pengamat: Tak Ada Calon Independen
Sabtu, 08 Mei 2021 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Qodari menegaskan, pertemuan AHY dan Anies di Kantor Balaikota DKI bentuk komunikasi politik paling nyata. Sementara, sebagian masyarakat kita ketika bicara mengenai Pilpres 2024, maka yang dibicarakan adalah elektabilitas calon. Qodari menganggap itu salah.
"Harusnya yang pertama (dibicarakan) parpol, enggak ada calon independen, semua harus lewat parpol. Berapa sih jumlah kursi persyaratan dikali 20 persen sama dengan 115 kursi, yang baru bisa memenuhi PDIP bisa maju sendiri tanpa ikut orang lain," ujarnya.
Baca juga: Elektabilitas Moncer, Anies Menggiurkan Dipasangkan dengan AHY
Sebab lanjut Qodari, jika asumsinya kepada elektabilitas calon, maka masing-masing hasil survei menyajikan temuan yang berbeda. Sebagai contoh, survei yang dirilis SMRC, Charta Politika dan Indikator Politik maka hanya ada beberapa nama saja yang jadi jawara survei yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang masuk tiga besar.
Uniknya jika survei dilakukan secara tertutup dan terbuka, nama Presiden Jokowi tetap muncul. "Saya ulangi kalau nama Jokowi dicantumkan haqul yakin tetap Jokowi, Litbang kompas satu Jokowi, Prabowo, Anies," tandasnya.
"Harusnya yang pertama (dibicarakan) parpol, enggak ada calon independen, semua harus lewat parpol. Berapa sih jumlah kursi persyaratan dikali 20 persen sama dengan 115 kursi, yang baru bisa memenuhi PDIP bisa maju sendiri tanpa ikut orang lain," ujarnya.
Baca juga: Elektabilitas Moncer, Anies Menggiurkan Dipasangkan dengan AHY
Sebab lanjut Qodari, jika asumsinya kepada elektabilitas calon, maka masing-masing hasil survei menyajikan temuan yang berbeda. Sebagai contoh, survei yang dirilis SMRC, Charta Politika dan Indikator Politik maka hanya ada beberapa nama saja yang jadi jawara survei yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang masuk tiga besar.
Uniknya jika survei dilakukan secara tertutup dan terbuka, nama Presiden Jokowi tetap muncul. "Saya ulangi kalau nama Jokowi dicantumkan haqul yakin tetap Jokowi, Litbang kompas satu Jokowi, Prabowo, Anies," tandasnya.
(maf)
Lihat Juga :