Resesi Ekonomi Masih Bercokol

Jum'at, 07 Mei 2021 - 06:30 WIB
loading...
A A A
Tanda-tanda pemulihan ekonomi pelan tapi pasti sudah memberi secercah harapan meski masih alami kontraksi. Setidaknya bisa dilihat dari angka-angka pertumbuhan ekonomi nasional per pulau. Sulit untuk digeser pertumbuhan ekonomi masih tetap didominasi Pulau Jawa yang berkontribusi sekitar 58,7% dengan tingkat kontraksi sekitar 0,83%, diikuti Pulau Sumatera dengan sumbangan 21,53% dan mencatat kontraksi sekitar minus 0,86%.

Sebaliknya, pertumbuhan ekonomi Pulau Sulawesi sudah mencatat positif 1,2% serta Maluku dan Papua dengan pencapaian positif sekitar 8,97%. Sementara itu, perekonomian di Pulau Bali dan Nusa Tenggara mencatatkan kontraksi terdalam hingga mencapai 5,16%, diikuti Pulau Kalimantan pada level -2,23%. Terlepas dari angka-angka kontraksi itu, pihak BPS mencatat sebanyak 10 provinsi sudah mengalami pertumbuhan ekonomi positif.

Melihat angka-angka terkait pertumbuhan perekonomian nasional, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo semakin optimistis pertumbuhan perekonomian nasional bakal berada di zona positif pada kisaran 4,3% hingga 5,3%. Dari pihak BI sendiri sederet kebijakan telah diterbitkan untuk ikut memulihkan perekonomian yang sudah setahun lebih terpuruk. Lihat saja, sektor konsumsi kebijakan bank sentral telah merelaksasi serius pada sektor kredit rumah dan kendaraan bermotor dengan instrumen down payment (DP) 0%. Selain itu, BI telah menurunkan suku bunga kredit dan melakukan pelonggaran likuiditas perbankan.

Walau tren pertumbuhan ekonomi nasional semakin positif, bukan berarti kerja pemerintah mulai ringan. Justru, hal ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengeluarkan Indonesia dari jurang resesi ekonomi. Indikator lain yang menunjukkan kinerja ekonomi mulai berotot adalah neraca perdagangan yang terus mencetak suprlus sepanjang awal tahun ini.

Bagaimana dengan pertumbuhan ekonomi untuk kuartal kedua 2021? Suara para ekonom seragam dengan sangat optimistis bahwa kuartal kedua tahun ini pertumbuhan ekonomi nasional sudah meninggalkan zona minus. Namun, di balik semua itu, harus diwaspadai pengaruh eksternal dari pelemahan ekonomi global menyusul munculnya mutasi virus korona versi baru.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Kesiapan Karakter Pemuda...
Kesiapan Karakter Pemuda Ketika Dunia Bergolak
Ekonomi Global Bergejolak,...
Ekonomi Global Bergejolak, Stabilitas Pangan dan MBG Harus Dijaga
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Rekomendasi
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved