Ekonomi Global Bergejolak, Stabilitas Pangan dan MBG Harus Dijaga

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:22 WIB
loading...
Ekonomi Global Bergejolak,...
Guru Besar Ilmu Ekonomi UMY Prof Imamudin Yuliadi menyatakan Program MBG bisa menjadi penggerak ekonomi lokal melalui peningkatan permintaan terhadap produk pangan daerah. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Gejolak ekonomi global kembali menjadi faktor yang harus diwaspadai dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Ketegangan politik di berbagai kawasan dunia, yang berdampak pada kenaikan harga energi dan perlambatan ekonomi global, berpotensi memengaruhi kinerja ekonomi Indonesia.

Dalam situasi seperti ini, berbagai program pembangunan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ikut menghadapi tantangan keberlanjutan. Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof Imamudin Yuliadi menilai bahwa dinamika global dapat berdampak langsung pada kinerja ekonomi makro Indonesia.

Baca juga: Purbaya Jamin Anggaran MBG Tak Dipangkas, Belanja Tak Produktif Bakal Dicoret

“Salah satu dampaknya adalah melemahnya permintaan ekspor komoditas Indonesia akibat kontraksi ekonomi di negara-negara mitra dagang. Ketika ekonomi global melambat, kebutuhan terhadap komoditas dari negara berkembang seperti Indonesia ikut menurun,” ujar Prof Imamudin di Yogyakarta, Kamis (12/3/2026).



Jika kondisi ini terjadi secara luas, maka surplus neraca perdagangan Indonesia berpotensi semakin tergerus. Selama beberapa tahun terakhir, surplus perdagangan menjadi salah satu penyangga penting bagi stabilitas ekonomi nasional.

Penurunan surplus tersebut tentu akan memengaruhi ketahanan ekonomi Indonesia, terutama dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan keseimbangan fiskal. Selain itu, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di pasar global juga membawa konsekuensi bagi perekonomian domestik.

Baca juga: Nanik S Deyang: MBG Bukan Bisnis, tapi Program Kemanusiaan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang: Saya Sarjana Biologi Bukan Kehutanan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Rekomendasi
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Jessica Janie Ungkap...
Jessica Janie Ungkap Kunci Lolos Miss Indonesia 2026, Jadi Diri Sendiri dan Jangan Menyerah
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Berita Terkini
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved