Antisipasi Gelombang Kedua Corona, DPR Minta Pemerintah Siapkan Skenario
Rabu, 05 Mei 2021 - 18:17 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris menyatakan, pemerintah harus mempersiapkan skenario terburuk untuk mengantisipasi lonjakan penularan virus Corona. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris menyatakan, pemerintah harus mempersiapkan skenario terburuk untuk mengantisipasi lonjakan penularan virus Corona (Covid-19) di tanah air.
Baca juga: Update Corona Sebut Positif 1.691.658 Orang, 1.547.092 Sembuh dan 46.349 Meninggal
Hal ini perlu dilakukan mengingat sejumlah prakondisi peningkatan penularan virus corona sudah terjadi, seperti pengabaian Protokol Kesehatan di pusat-pusat keramaian dan mobilitas orang dalam jumlah besar di masa jelang libur Lebaran.
Bahkan menurut Charles, di sejumlah provinsi seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Riau, lonjakan sudah terjadi dan membuat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate) rumah sakit di wilayah tersebut sudah di atas 60 persen.
Baca juga: Ace Hasan Sebut Publik Respons Positif Kinerja Airlangga Tangani Corona
"Lonjakan di sejumlah provinsi ini menjadi lampu kuning bagi pemerintah untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk penularan secara nasional," ujar Charles kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).
Lebih lanjut Charles menganggap, prakondisi peningkatan penularan Covid-19 juga diperparah dengan masuknya varian-varian baru virus corona yang lebih menular, seperti dari India, Afrika Selatan dan Inggris. Menurutnya, lonjakan penularan yang banyak disebut Gelombang Kedua bahkan sudah terjadi di negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan Filipina.
Baca juga: Update Corona Sebut Positif 1.691.658 Orang, 1.547.092 Sembuh dan 46.349 Meninggal
Hal ini perlu dilakukan mengingat sejumlah prakondisi peningkatan penularan virus corona sudah terjadi, seperti pengabaian Protokol Kesehatan di pusat-pusat keramaian dan mobilitas orang dalam jumlah besar di masa jelang libur Lebaran.
Bahkan menurut Charles, di sejumlah provinsi seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Riau, lonjakan sudah terjadi dan membuat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate) rumah sakit di wilayah tersebut sudah di atas 60 persen.
Baca juga: Ace Hasan Sebut Publik Respons Positif Kinerja Airlangga Tangani Corona
"Lonjakan di sejumlah provinsi ini menjadi lampu kuning bagi pemerintah untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk penularan secara nasional," ujar Charles kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).
Lebih lanjut Charles menganggap, prakondisi peningkatan penularan Covid-19 juga diperparah dengan masuknya varian-varian baru virus corona yang lebih menular, seperti dari India, Afrika Selatan dan Inggris. Menurutnya, lonjakan penularan yang banyak disebut Gelombang Kedua bahkan sudah terjadi di negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan Filipina.
Lihat Juga :