Hardiknas, Ketua Komisi X : Pengabungan Fungsi Ristek Jadi Tantangan Pendidikan

Minggu, 02 Mei 2021 - 11:41 WIB
loading...
Hardiknas, Ketua Komisi...
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. Dok SINDONEWS
A A A
JAKARTA – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 ditandai dengan kian beratnya beban Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek) sebagai regulator penyelenggaraan Pendidikan di tanah air. Pengabungan nomenklatur ristek ke dalam Kemendikbud memunculkan tantangan sendiri.

“Hari Pendidikan Nasional 2021 ditandai dengan pengabungan fungsi ristek ke dalam Kemendikbud. Situasi ini akan memunculkan tantangan tersendiri bagi jajaran Kemendikbud untuk segera melakukan konsolidasi struktural maupun anggaran sehingga output kinerja benar-benar memberikan dampak optimal bagi perbaikan layanan Pendidikan di Indonesia,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, Minggu (2/5/2021).

Huda menjelaskan pengabungan fungsi Ristek membuat Kemendikbud harus menangani kebijakan riset, teknologi, maupun inovasi. Padahal sebelumnya Kemendikbud sudah menangani pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, menengah, pendidikan tinggi, vokasi, hingga budaya dan pembentukan karakter. “Situasi tersebut berpotensi membuat Kemendikbud Ristek tidak efektif karena megelola terlalu banyak urusan kebijakan,” katanya. (Baca Juga :Unggah Foto Sekolah Online Peringati Hardiknas, Jokowi: Jangan Pernah Lunglai)

Dia mengungkapkan saat ini banyak tantangan berat dalam penyelenggaraan Pendidikan seperti belum tuntasnya kasus pengangkatan guru honorer, kesenjangan akses Pendidikan, kurang optimalnya alokasi 20% APBN untuk Pendidikan, hingga tidak optimalnya pembelajaran di masa pandemi. Beban tersebut kini harus ditambah dengan beban kebijakan di bidang riset dan teknologi. “Pengabungan nomenklatur itu tidak hanya sekadar pergantian nama saja tetapi juga pengabungan sumber daya manusia, anggaran, hingga penataan struktur,” katanya. (Baca Juga :Peringati Hardiknas, Disdik Maros Gelar Lomba Pelajaran)

Apalagi secara filosofis, lanjut Huda ada perbedaan besar antara filosofi Pendidikan dan penelitian. Menurutnya Pendidikan lebih kepada pembentukan karakter dan kebiasaan, sedangkan penelitian berorientasi kemampuan untuk menelisik serta membangun penjelasan atas suatu fenomena. “Filosofi ini jika diterjemahkan membutuhkan fungsi dan peran struktur lembaga yang jauh berbeda meski sama-sama dalam ranah pengetahuan,” katanya.

Politikus PKB tersebut berharap dengan sisa masa kerja yang tinggal sekitar 3,5 tahun, persoalan pengabungan struktur, fungsi, dan peran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi tidak menganggu layanan Pendidikan di tanah air. Menurutnya Mendikbud Ristek Nadiem Makarim harus harus bergerak cepat dan melibatkan stake holder Pendidikan di tanah air. “Tripusat Pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang menekankan fungsi keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam penyelenggaraan Pendidikan harus benar-benar diterapkan. Jangan sampai untuk mengejar kepentingan jangka pendek tripusat Pendidikan itu kemudian diganti dengan individu, entitas, dan pasar,” pungkasnya.
(war)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Hadir saat Laporkan...
Hadir saat Laporkan 4 Hakim ke KY, Istri Nadiem: Kami Harap Keadilan
Lawan Vonis 10 Tahun...
Lawan Vonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Ajukan Memori Banding Pekan Ini
Kejagung Ajukan Banding...
Kejagung Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan Nadiem Makarim hingga Divonis 10 Tahun Penjara
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Salah Fatal, Komisi...
Salah Fatal, Komisi X DPR Desak Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Diulang
Rekomendasi
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Masalah Klasik Lagi,...
Masalah Klasik Lagi, Justin Hubner Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved