PPP Santuni Anak Yatim hingga Gelar Tausiyah Cinta Bersama Para Habaib
Sabtu, 01 Mei 2021 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
"Transpormasi dalam masyarakat demokratis di Indonesia tidak terlepas dari peran partai politik. Dalam konteks ini PPP adalah partai yang memiliki sejarah panjang di Indonesia sebagai wadah perjuangan dan penyalur aspirasi umat Islam sekaligus sebagai rumah besar umat Islam di Indonesia," jelasnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Habib Hamid bin Ja'far al-Qadri menjelaskan bahwa jati diri kaum muslimin adalah dalam Alquran. "Kalau berbicara tentang persatuan, berbicara tentang nilai-nilai ukhuwah maka kita tidak perlu teori siapapun karena di dalam kitab suci Alquran ada gambaran dan konsep yang luar biasa tentang persatuan," paparnya.
Maka itu, kata Habib Hamid, di dalam Alquran terdapat banyak konsep tentang persatuan. "Di antaranya adalah; innamal mu'minuuna ikhwah. Apapun latar belakangnya, apapun organisasinya, apapun partainya selagi dia mengatakan kalimat tauhid berarti dia adalah ikhwah, atau saudara kita," tuturnya. Baca juga: Isu Reshuffle Jilid III Setelah Lebaran, Politikus PPP: Bisa Saja
Selain Tausiyah, kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan ratibul hadad dan tahlil yang dipimpin oleh KH Nasrullah Rasyid al-Baghdadi dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Habib Fachry Jamalullail.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Habib Hamid bin Ja'far al-Qadri menjelaskan bahwa jati diri kaum muslimin adalah dalam Alquran. "Kalau berbicara tentang persatuan, berbicara tentang nilai-nilai ukhuwah maka kita tidak perlu teori siapapun karena di dalam kitab suci Alquran ada gambaran dan konsep yang luar biasa tentang persatuan," paparnya.
Maka itu, kata Habib Hamid, di dalam Alquran terdapat banyak konsep tentang persatuan. "Di antaranya adalah; innamal mu'minuuna ikhwah. Apapun latar belakangnya, apapun organisasinya, apapun partainya selagi dia mengatakan kalimat tauhid berarti dia adalah ikhwah, atau saudara kita," tuturnya. Baca juga: Isu Reshuffle Jilid III Setelah Lebaran, Politikus PPP: Bisa Saja
Selain Tausiyah, kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan ratibul hadad dan tahlil yang dipimpin oleh KH Nasrullah Rasyid al-Baghdadi dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Habib Fachry Jamalullail.
(kri)
Lihat Juga :