UAS Galang Dana Beli Kapal Selam, DPR Minta Menkeu Tak Abaikan Aspek Pertahanan

Rabu, 28 April 2021 - 16:32 WIB
loading...
UAS Galang Dana Beli...
Anggota Komisi I DPR Yan Permenas Mandenas meminta Menteri Keuangan tidak terlalu memperhitungkan aspek ekonomi dan mengabaikan aspek pertahanan negara dalam pembelian dan peremajaan alutsista. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Atas tragedi tenggelamnya KRI Nanggala 402, Ustadz Abdul Somad (UAS) menggalang donasi untuk pembelian kapal selam dan penggalangan dana ini seketika menjadi viral

Menanggapi hal ini, anggota Komisi I DPR Yan Permenas Mandenas mengatakan, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sudah mempunyai grand design jangka panjang untuk memperbaiki alutsista Tanah Air, termasuk melakukan modernisasi terhadap alutsista. Itu semua tergantung dukungan anggaran untuk merealisasikannya. Baca juga: UAS Galang Donasi Beli Kapal Selam, Refly Harun: Bukti Miliki Nasionalisme Tinggi

Untuk itu, Yan berharap, Menteri Keuangan tidak terlalu memperhitungkan aspek ekonomi dan mengabaikan aspek pertahanan negara dalam pembelian dan peremajaan alutsista ini. “Kita berharap juga Menkeu untuk tidak terlalu memperhitungkan aspek ekonomi saja tapi aspek pertahanan diabaikan. Aspek pertahanan ini harus menjadi yang utama untuk bisa mengimbangi pertumbuhan ekonomi dengan aspek ekonomi yang menjadi kebijjakan pemerintah secara terus menerus,” kata Yan kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Yan menambahkan, penggalangan dana untuk sebuah teguran bagi pemerintah untuk memprioritaskan anggaran untuk pembelian alutsista. “Kalau melihat ajakan itukan sudah teguran kepada pemerintah untuk harus memberikan prioritas agar alokasi anggaran untuk pembelian alustsista harus maksimal di satu dua tahun ke depan, jangan sampai kita lambat dalam belanja alutsista,” ujarnya. Baca juga: UAS Ajak Patungan Beli Kapal Selam, Ustaz Yusuf Mansur Beri Dukungan

Menurut Yan, pembelian alutsista harus segera dilakukan sebelum masyarakat Indonesia bangkit dengan amarahnya, kemudian melakukan konsolidasi untuk istilah patungan atau penggalangan donasi untuk membeli kapal. Dan ini merupakan pukulan telak buat pemerintah. Legislator asal Papua ini menjelaskan, selama ini pembelanjaan alutsista terhambat karena anggarannya tidak tersedia, sehingga sampai saat ini, Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyesuaikan dengan alokasi anggaran yang ada untuk kemudian didistribusikan ke 3 matra dan juga untuk belanja alutsista yang sifatnya tidak terlalu mahal dan bisa langsung digunakan. “Kalau anggarannya tersedia untuk belanja alutsista pesawat tempur, kapal selam, dan lain-lain, mungkin akan dimaksimalkan untuk pembelian itu,” tegas Yan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI Sangkal Biarkan...
TNI Sangkal Biarkan Penjarahan di Rumah Anggota DPR dan Menkeu
Dolfie PDIP Cecar Sri...
Dolfie PDIP Cecar Sri Mulyani soal Penggunaan Anggaran Tidak Transparan
Anggota DPR Mempertanyakan...
Anggota DPR Mempertanyakan Pertanggung Jawaban Menkeu soal APBN 2024
Megawati Berseloroh...
Megawati Berseloroh ke Sri Mulyani Tak Terima Tunjangan Pensiun Wakil Presiden
Sedih Banyak Menteri...
Sedih Banyak Menteri Belum Dapat Mobil Dinas, Prabowo: Mereka Kerja Bakti 6 Bulan
Wujudkan Swasembada...
Wujudkan Swasembada Pangan, Program MBG Perlu Dukungan Semua Pihak
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Bupati Pati Tak Jadi...
Bupati Pati Tak Jadi Dimakzulkan, Komisi I DPR RI: Harus Ada Evaluasi 6 Bulan atau Setahun
Tidak Sampai Rp1 Miliar,...
Tidak Sampai Rp1 Miliar, Ini Deretan Kendaraan Mantan Menkeu Sri Mulyani
Rekomendasi
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved