Soal Kunjungan Nadiem ke PBNU, JPPI: Jangan Hanya Pencitraan Dong

Minggu, 25 April 2021 - 16:52 WIB
loading...
Soal Kunjungan Nadiem...
Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji menilai, kunjungan Mendikbud Nadiem Makarim ke PBNU hanya pencitraan saja. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Koordinator Nasional Jaringan Pemantau untuk Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji menilai, hilangnya nama tokoh bangsa dalam Kamus Sejarah Indonesia terbitan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud yakni pendiri NU, KH. Hasyim Asy'ari dianggap kejadian yang terus terulang dilakukan lembaga yang dipimpin Nadiem Makarim.

"Harusnya kesalahan itu enggak perlu diulang. Tapi kenapa Pak Menteri ini terus mengulang kesalahan. Kasus hilangnya kata agama, organisasi penggerak, dan juga hilangnya pelajaran Bahasa Indonesia dan Pancasila, kan baru kemarin eh sekarang bikin salah lagi," ucapnya saat dihubungi, Minggu (25/4/2021). Baca juga: Bertemu PBNU, Nadiem Makarim Jelaskan Hilangnya KH Hasyim Asy'ari di Kamus Sejarah

Ubaid menganggap, hilangnya nama Kiai Hasyim ini bentuk kecerobohan. Dia pun mempertanyakan kinerja Menteri Nadiem dan para pembantunya di Kemendikbud. Ubaid melihat, Nadiem dan tim bekerja secara grasa grusu dan mengabaikan integritas terhadap pendidikan Indonesia. Bagi Ubaid, apa yang dilakukan Menteri Nadiem dengan menjungi PBNU dan menemui Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati Soekarnoputri bukanlah jawaban atas kecerobohan yang dilakukan selama ini. Lebih jauh Ubaid melihat apa yang dilakukan mantan Bos 'Gojek' itu pencitraan. Baca juga: Merasa Dipersalahkan, Muhadjir Minta Mendikbud Usut Tuntas Kasus Kamus Sejarah RI

"Ya jangan hanya pencitraan dong. Kan ini bukan kunjungan yang kali pertama, tapi tetap saja kesalahan itu diulang. Untungnya salah sama kiai, jadi belum minta maaf, kan pun sudah pasti dimaafkan. Tapi apa yang dilakukan Pak Menteri terhadap Hadratusy Syaikh Hasyim Asyari adalah melukai rakyat indonesia, khususnya warga nahdliyyin, karena beliau adalah salah satu pahlawan nasional dan punya jasa besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pendirian NKRI," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
JPU Tolak Seluruh Pledoi...
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem, Ada Niat Jahat dalam Kasus Chromebook
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Pesan Iduladha 2026...
Pesan Iduladha 2026 dari Ketum PBNU: Teguhkan Iman, Siap Berkorban demi Masa Depan Lebih Baik
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Rekomendasi
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved