Kasus Positif Corona Meningkat Tajam, Terbanyak di Jawa Timur
Kamis, 21 Mei 2020 - 18:10 WIB
loading...
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan, hari ini Kamis (21/5/2020) terjadi peningkatan kasus positif yang luar biasa. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto mengungkapkan, bahwa pada hari ini, Kamis (21/5/2020) terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 yang luar biasa.
Dari diakumulasi hingga 21 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan sebanyak 973 pasien positif sehingga total menjadi 20162. (Baca juga: Sehari Bertambah 973, Positif Covid-19 di Indonesia Menjadi 20.162 Kasus)
Yuri menyebutkan, penambahan yang paling signifikan terjadi di provisi Jawa Timur. Dari data yang dihimpun, pada Provinsi Jawa Timur terjadi penambahan kasus positif sebanyak 502 pasien.
"Peningkatan yang tertinggi ini terjadi di Jawa Timur khususnya," ujar Achmad Yurianto di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (21/5/2020).
Penambahan jumlah kasus positif Covid-19 juga terjadi pada Provinsi Banten dengan penambahan 54 pasien. Bali juga didapati penambahan sebanyak 3 pasien. Bangka Belitung didapati penambahan 1 pasien dan Bengkulu 2.
Dari diakumulasi hingga 21 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan sebanyak 973 pasien positif sehingga total menjadi 20162. (Baca juga: Sehari Bertambah 973, Positif Covid-19 di Indonesia Menjadi 20.162 Kasus)
Yuri menyebutkan, penambahan yang paling signifikan terjadi di provisi Jawa Timur. Dari data yang dihimpun, pada Provinsi Jawa Timur terjadi penambahan kasus positif sebanyak 502 pasien.
"Peningkatan yang tertinggi ini terjadi di Jawa Timur khususnya," ujar Achmad Yurianto di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (21/5/2020).
Penambahan jumlah kasus positif Covid-19 juga terjadi pada Provinsi Banten dengan penambahan 54 pasien. Bali juga didapati penambahan sebanyak 3 pasien. Bangka Belitung didapati penambahan 1 pasien dan Bengkulu 2.
Lihat Juga :