Soal Wacana Poros Islam, Eep Saefulloh Bilang Poros Umat Islam Sudah Terbentuk Duluan
Jum'at, 23 April 2021 - 23:31 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Khawatir Muncul Gangguan, Panitia Deklarasi Partai Ummat Ambil Keputusan Ini
Dalam konteks itu, lanjut Eep, sebetulnya tanpa harus dibicarakan dan tanpa harus dilihat bentuknya secara kasat mata, Poros Umat Islam itu sudah terbentuk. "Kalau partai-partai, baik partai kalangan Islam maupun majemuk kemudian tidak menjawab kebutuhan umat, tidak merespons pada keadaan umat, ya mereka tidak akan punya tempat."
Founder and CEO PolMark Indonesia ini menambahkan, sekarang adalah bagaimana semua partai, termasuk partai Islam, mendekat ke umat, mendekat ke pemilih, mendekat ke rakyat, lalu kemudian mencari jalan keluar dari masalah sangat konkret yang mereka hadapi.
Baca juga: Koalisi PKS-Demokrat Masih Butuh Pertemuan Lebih Banyak
"Tidak cukup lagi pidato, tidak cukup lagi seremoni, tidak cukup lagi program-program yang sifatnya tidak berkait dengan persoalan dasar warga atau persoalan dasar rakyat. Sekarang ini semua harus turun, semua harus menjadi bagian dari proses pencarian jalan keluar dari masalah yang sangat pelik," jelasnya.
Dalam konteks itu, lanjut Eep, sebetulnya tanpa harus dibicarakan dan tanpa harus dilihat bentuknya secara kasat mata, Poros Umat Islam itu sudah terbentuk. "Kalau partai-partai, baik partai kalangan Islam maupun majemuk kemudian tidak menjawab kebutuhan umat, tidak merespons pada keadaan umat, ya mereka tidak akan punya tempat."
Founder and CEO PolMark Indonesia ini menambahkan, sekarang adalah bagaimana semua partai, termasuk partai Islam, mendekat ke umat, mendekat ke pemilih, mendekat ke rakyat, lalu kemudian mencari jalan keluar dari masalah sangat konkret yang mereka hadapi.
Baca juga: Koalisi PKS-Demokrat Masih Butuh Pertemuan Lebih Banyak
"Tidak cukup lagi pidato, tidak cukup lagi seremoni, tidak cukup lagi program-program yang sifatnya tidak berkait dengan persoalan dasar warga atau persoalan dasar rakyat. Sekarang ini semua harus turun, semua harus menjadi bagian dari proses pencarian jalan keluar dari masalah yang sangat pelik," jelasnya.
(zik)
Lihat Juga :